Mobil Internet Terbengkalai, Petugas : Tugas Saya Hanya Menjaga

Ilustrasi Mobil Internet | Ist

Ilustrasi Mobil Internet | Ist

KAYUAGUNG – Belasan mobil internet yang dibantukan oleh Kementerian Perhubungan dan Informatika Republik Indonbesia melalui dana APBN kepada seluruh kabupaten/kota di Indonesia seperti sia-sia belaka.

Salah satunya terjadi di Kabupaten OKI, hampir sebagian besar mobil internet tidak berfungsi optimal sebagaimana mestinya harapan pemerintah pusat agar anak-anak desa tidak buta internet, justru mobil tersebut sering tidak beroperasi dan dikandangkan di kantor camat dan rumah warga dengan kondisi sudah berkarat karena tidak dipelihara dengan baik.

Pantauan Kabar Sumatera, belum lama ini, di Kecamatan Teluk Gelam, di mana mobil internet itu dibiarkan tidak beroperasi dan terparkir tanpa ditutup terpal, akibatnya kondisi mobil memprihatinkan karena rusak, dengan kondisi berkarat dan ban kempes.

Pemandangan yang sama juga terjadi di Kecamatan Pedamaran, dimana mobil internet tidak seperti biasanya ada di rumah warga, dengan tidak beroperasi secara maksimal.

“Kami tidak tahu bagaimana untuk mengoperasikannya, sementara biaya operasionalnya saja tidak ada”, kata salah seorang pegawai di Kecamatan Teluk Gelam yang namanya tidak mau disebutkan.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, OKI, M Dahlan, dikonfirmasi terkait tak berfungsinya mobil internet di seluruh kecamatan OKI, pihaknya tidak membanta hal tersebut.

“Ya memang setahu saya keberadaanya tidak maksimal difungsikan,” akunya.

Lanjut Dahlan, dalam hal ini pihaknya juga tidak bisa berbuat banyak, karena pada saat bantuan itu diserahkan. Pihak Kementerian Perhubungan tidak melakukan serahterima kepada pihaknya terkait pemeliharaan bantuan mobil ini.

“Kami bingung dengan statusnya, setahu kami itu bantuan pusat, dan tugas kami hanya sebatas menjaga mobil itu tidak hilang. Kalau memang ada serahterima dengan kami, mungkin kami bisa mengganggarkan untuk dana pemeliharannya,” terangnya seraya mengatakan pihaknya tak menapik kalau keberadaan mobil itu dinilai mubazir.

Untuk mengambil upaya kedepan, ujar Dahlan, pihaknya akan mengutus anak buahnya ke Jakarta untuk membicarakan status mobil internet tersebut kedepannya.

“Kita rencananya akan ke Jakarta dan membicarakan tentang hal ini kepihak Kementerian Perhubungan,” tandasnya.

 

TEKS   : DONI AFRIANSYAH

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *