Kemenag : Biaya Nikah Hanya Rp600 Ribu

 

Ilustrasi Nikah | Dok KS

Ilustrasi Nikah | Dok KS

INDERALAYA – Kementerian Agama (Kemenag), Kabupaten Ogan Ilir (OI), tidak segan-segan akan menindak tegas, bahkan memberhentikan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) atau petugas Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N), jika memungut biaya nikah di atas ketentuan yang ditetapkan yakni Rp 600 ribu sesuai dengan  PP No 48 Tahun 2014,  tentang biaya nikah.

Hal tersebut diungkapkan Kakamenag OI, melalui Kasi Bimas Islam, Sakban Roni, SAg, Rabu (13/8) kemarin.

“Ya, jika ada  ada oknum yang memberlakukan biaya nikah lebih dari ketentuan yang berlaku akan dipecat dan diproses,” tegasnya.

Sakban menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan monitoring turun ke KUA di kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten OI untuk mensosialisasikan dan mempertegas PP no 48 tahun 2014 tentang besarnya biaya nikah dan peruntukan dari biaya tersebut.

“Kalau nantinya ditemukan di lapangan atau ada laporan masuk adanya penetapan biaya nikah di atas Rp 600 ribu,  maka oknum tersebut akan kami pecat dan proses hukumnya tetap berlanjut. Pemberlakuan PP No 48 Tahun 2014 tentang biaya nikah sebesar Rp600 ribu  telah dimulai pada 10 Juli 2014 lalu,” ucapnya.

Untuk itu, sambung Sakban, masyarakat jangan ragu untuk melapor jika ditemukan biaya nikah diluar ketentuan yang diberlakukan.

“Biaya tersebut langsung disetorkan ke Kas Negara oleh Calon Pengantin (catin) atau walinya. Sementara untuk honor P3N nya sudah termasuk pada biaya nikah yang Rp 600 ribu. Honor P3N sebesar Rp250 ribu  percatin dan nantinya akan diberikan kepada P3N yang bersangkutan per bulan atau per tiga bulan berikutnya,” pungkasnya.

 

Teks  : Junaedi Abdillah

EDITOR : SARONO P SASMITO




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *