Tuntaskan Satu Desa Satu PAUD, Hj Fauziah Mawardi dan Bupati OI Raih Penghargaan

Hj Fauziah Mawardi saat menerima piagam penghargaan dari Bunda PAUD Sumsel Hj Eliza Alex Noerdin.

Hj Fauziah Mawardi saat menerima piagam penghargaan dari Bunda
PAUD Sumsel Hj Eliza Alex Noerdin. | Dok KS

INDERALAYA – Bupati Ogan Ilir (oi), H Mawardi Yahya bersama istri yang juga Bunda PAUD, OI Hj Fauziah Mawardi Yahya  meraih penghargaan dari Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin.

Penghargaan tersebut didapat lantaran telah berhasil menuntaskan program nasional satu desa satu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tahun 2014. Penyerahan penghargaan tersebut berlangsung di Palembang, Kamis lalu.

Penghargaan tersebut diterima Hj Fauziah Mawardi, yang diserahkan langsung oleh Bunda PAUD Sumsel Hj Eliza Alex Noerdin. Sedangkan penghargaan Bupati OI diserahkan oleh Gubernur Sumsel,  H Alex Noerdin

diwakili Asisten IV, Joko Imam Santoso kepada Bupati OI, H Mawardi Yahya yang diwakili Kadisdik OI, Sidharta, SE MM.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik), Pemkab OI, Sidharta, mewakili Bupati OI menerima penghargaan tersebut mengatakan, selain Bupati meraih penghargaan, istrinya Hj Fauziah Mawardi  selaku bunda PAUD

Kabupaten OI juga meraih penghargaan  atas dedikasi dan kontribusi yang sangat besar, dalam pembinaan dan pengembangan PAUD di Sumsel.

Menurut Kadisdik, infrastruktur lembaga pendidikan, Ogan Ilir mengalami peningkatan yang cukup baik, bahkan signifikan, di mana awal terbentuknya OI  jumlah PAUD pada tahun 2006 hanya berjumlah lima PAUD.

“Sejalan dengan perkembangannya, di tahun 2014 ini jutsru melampui target dari jumlah desa dan kelurahan. Jumlah desa dan kelurahan kita saat ini mencapai 241 desa dan kelurahan, namun jumlah Paud justru melampaui target sebanyak 309 PAUD,” ujarnya.

Ketua Bunda PAUD, OI, Hj Fauziah Mawardi yang juga sebagai ketua TP PKK Kabupaten OI mengatakan, awalnya lembaga PAUD masih bersifat non formal, lalu setelah dilakukan kerjasama dengan Disdik Pemkab OI, statusnya menjadi formal, dan jumlahnya makin bertambah dan berkembang pesat, bahkan Angka Partisipasi Kasar (APK) menunjukkan di atas rata-rata nasional yakni 75 persen sedangkan di Kabupaten OI sudah mencapai 120 persen, itu artinya sudah melampui target nasional.

“Kita patut berbangga program satu desa satu PAUD sudah kita tuntaskan, bahkan melampaui dari target. Buktinya Kabupaten kita yang terdiri dari 241 desa dan kelurahan, sedangkan jumlah Paudnya sebanyak 309 PAUD,’’jelasnya.

Lanjutnya, lembaga PAUD juga  mendapat suntikan dana bersumber dari APBD. “Awalnya dulu mendapat Rp50 ribu, lalu naik menjadi Rp200 ribu, kemudian ditingkatkan sebesar Rp500 ribu, dan sekarang menjadi

Rp 1 juta per lembaga PAUD,” pungkasnya.

 

Teks     : Junaedi Abdillah

EDITOR   : SARONO P SASMITO




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *