KPU Sumsel “Adem Ayem”

kpu

PALEMBANG – Sejumlah Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Indonesia, kini didatangi oleh pendukung pasangan Calon Presiden (Capres)-Calon Wakil Presiden (Cawapres) Prabowo-Hatta, yang menuding terjadinya kecurangan saat pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) lalu.

Namun di Sumsel, kondisnya berbeda. Kantor KPU Sumsel yang berada di Jalan Gubernur HA Bastari, Jakabaring pantauan Kabar Sumatera, Senin (11/8), terbilang adem ayem. Tidak ada pengawalan ketat dari pihak kepolisian ataupun ada massa pendukung salah satu pasangan capres-cawapres yang melakukan aksi massa.

“Sejak sengketa PHPU disidangkan di Mahkamah Konstitusi (MK), tidak ada aksi massa dari salah satu pendukung pasangan capres-cawapres yang datang kesini. Sejak awal memang Sumsel, jauh dari konflik,” kata Komisioner KPU Sumsel Bidang Sosialisasi, Ahmad Naafi.

“Hal ini dikarenakan hasil rekapitulasi provinsi, diterima oleh semua tim pemenangan pasangan capres-cawapres. Tidak ada masalah,” terang Naafi saat dihubungi melalui ponselnya,  Senin (11/8).

Naafi menyebut, saat ini semua Komisioner KPU Sumsel berada di Jakarta guna pembuktian pada sidang ketiga sengketa PHPU Pilpres 2014 di MK. “MK mengagendakan mendengarkan pembuktian dari keterangan dari saksi yang dihadirkan Prabowo-Hatta,  KPU, dan Jokowi-JK. Majelis hakim MK memberikan kesempatan untuk tampil pertama kali kepada pihak termohon, yakni KPU untuk menyampaikan kesaksiannya di muka persidangan. Kita hormati saja proses hukum yang berlangsung,” tukasnya.

Sebagai informasi, sengketa PHPU Pilpres kini sedang disidangkan di MK. Selama proses persidangan,  pendukung pasangan Prabowo-Hatta melakukan aksi massa. Tidak hanya di MK, pendukung pasangan nomor urut 1 ini juga menggelar aksi di sejumlah KPU di Indonesia.  Dalam aksinya, mereka menuding ada kecurangan dalam pelaksanaan Pilpres lalu.

 

TEKS        : ARDHY FITRIANSYAH

EDITOR       : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *