Aset di OKU Banyak Terbengkalai

Ilustrasi | Dok KS

Ilustrasi | Dok KS

BATURAJA – Sejumlah aset daerah di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), kini dalam kondisi terbengkalai. Misalnya lapangan upacara di kawasan Bukit Pasir, Kecamatan Baturaja Timur dan Terminal Batu Kuning serta pasar induk.

Pantauan Kabar Sumatera, kondisi ketiga aset itu tidak terawat dan bangunan di dalamnya mulai banyak rusak. Lapangan upacara yang dibangun Dinas Pekerjan Umum (PU) Cipta Karya (CK)  OKU misalnya, kondisinya tidak terawat dan tidak pernah digunakan padahal sudah selesai dibangun sejak 2010 lalu.

Pelaksana tugas (Plt) Bupati OKU, Kuryana Aziz yang dibincangi, kemarin mengakui itu. Menurutnya, lapangan upacara tersebut belum pernah digunakan sejak selesai dibangu. Hal itu menurutnya dikarenakan kondisi lapangan itu, tidak layak pakai.

“Kalau sudah tahunan terbengkalai, kira-kira ini layak nggak? kita lihat saja keadaan lapangan upacara tersebut kecil,  kalau digunakan untuk upacara yang resmi tentunya lapangan itu tidak akan bisa menampungnya,” kata Kuryana.

Kemungkinan terang Kuryana, lapangan tersebut akan di alih fungsikan untuk pusat kegiatan Pramuka dan perkemahan di OKU.  “Dari pada mubazir dan digunakan hal yang tidak baik, kemungkinan tempat itu akan kita alih fungsikan saja untuk kegiatan kepramukaan,” terangnya.

Walau lapangan tersebut tak layak pakai namun Kuryana, tidak mau menyalahkan pemerintahan dulu yang membangunnya. Menurut Kuryana, pembangunan lapangan tersebut bertujuan baik namun perencanaanya kurang matang.  “Kita tidak perlu saling menyalahkan, yang penting kita sama-sama membenah diri dan aset daerah yang sudah dibangun, bermaanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.

Sementara Terminal Tipe A Batukuning dan pasar induk jelasnya,  pihaknya akan terus berusaha untuk menghidupkan dua tempat itu. “Terminal itu tidak berfungsi sebagaimana mestinya karena, banyak angkutan umum yang tidak mau masuk ke dalam terminal. Sehingga keadaan terminal menjadi sepi,” bebernya seraya menyebut sepinya terminal berimbas dengan pasar induk, yang dibangun tepat didepan Terminal Batukuning.

Namun Kuryana berjanji, aset-aset itu akan dirawat agar tidak hancur dimakan waktu. “Kita akan turun ke lapangan untuk mengecek tempat-tempat itu seberapa parah kerusakannya agar pemerintah bisa menganggarkan dana untuk perawatan aset daerah tersebut,” tukasnya.

 

TEKS          : MUSLIM

EDITOR         : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *