Ada Proyek “Siluman” di Banyuasin

Ilst.

Ilustrasi | Dok KS

BANYUASIN – Proyek pembangunan jalan cor di Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa,  Kabupaten Banyuasin, diduga merupakan proyek siluman. Pasalnya selain dilokasi tidak terlihat plang proyek, pekerja lapangan pun tidak mengetahui berapa besaran dana yang digunakan termasuk anggaran dari mana.

Ironisnya, saat pengerjaan tidak terlihat petugas dari dinas terkait untuk mengawasi jalannya pengecoran. Sehingga pengerjaanya pun dinilai asal-asalan, karena tidak dilakukan pengerasan terlebih dahulu sebelum pengecoran.

Badan jalanpun bukannya dilapis dengan agregat akan tetapi dilapis dengan pasir, dengan ketinggian kurang lebih dua sampai tiga centimeter sehingga ketebalan coran diprediksi, akan tipis. Sementara pinggiran jalan tepat dipasang mal, dilakukan pengerukan terlebih dahulu sehingga pinggiran akan terlihat tebal.

Jamian, salah satu pekerja yang mengerjakan pembangunan jalan cor tersebut ketika dibincangi, Senin (11/8), mengaku tidak mengetahui mengenai perusahaan apa yang membangun jalan tersebut, termasuk dana mana dan berapa besarannya.

“Kalau tidak salah dananya, dari APBD Banyuasin. Kalau plangnya ada, hanya memang belum dipasang. Untuk besaran dana, saya tidak tahu karena saya hanya memborong ngecornya saja, dengan bayaran permeternya Rp 150 ribu untuk panjangnya kurang lebih 250 meter dan lebar kurang lebih empat meter,” terangnya.

Ismail, salah satu warga dilokasi tersebut dibincangi terpisah menyebut, pembangunan jalan di kawasan tempat tinggalnya itu dilakukan tanpa pengerasan lebih dahulu.  “Padahal setahu saya, sebelum dicor harusnya dilakukan pengerasan dahulu. Kalau pun tidak dikeraskan tidak masalah namun jangan ditimbun lagi dengan pasir sehingga jalan yang sudah di cor akan keras,” jelasnya

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalan Balai, Suito SH melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelejen, M Iqbal SH  saat dibincangi di ruang kerjanya berjanji, akan mengecek keberanaran informasi tersebut. “Secepatnya kita akan ke lapangan, untuk mengeceknya,” tukasnya.

 

TEKS         : DIDING KARNADI

EDITOR        : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *