OKI Minta Data Ulang Honorer K-2 tak Lulus

Ilustrasi | Ist

Ilustrasi | Ist

KAYUAGUNG – Badan Kepgawaian dan Diklat (BKD) Ogan Komering ilir (OKI) diminta oleh Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) untuk mendata ulang ratusan honorer kategori dua yang tidak lulus dalam seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2013 yang lalu.

Hal ini diungkapkan Kepala BKD OKI Imam Sauri, pihaknya memang telah menerinma surat edaran dari KemenPAN-RB agar melakukan pendataan honorer K-2 yang tidak lulus seleksi CPNS.

“Data hasil verifikasi tahun 2013 lalu, ada 1.658 honorer K-2, dari hasil seleksi ternyata sebanyak 671 yang lulus CPNS,” katanya, kemarin.

Itu artinya masih ada 987 honorer K-2 di OKI yang belum lulus CPNS.Pihaknya berharap kepada para honorer K2 yang belum terdata untuk kembali menyampaikan berkas ke kantor BKD OKI.

“Kita belum tahun pasti tujuan pendataan honorer K-2 tersebut,  kita hanya diminta untuk melakukan pendataan ulang saja, pendataan sudah kita lakukan sampai beberapa hari kedepan,” tandasnya.

Dijelaskan Imam memang pihaknya mengusulkan agar honorer K-2 yang tidak lulus CPNS bisa dicarikan jalan keluar agar diangkat jadi CPNS.

“Kami juga berharap kepada pihak BKN untuk memprioritaskan para honorer K2 ini semuanya bisa diangkat, sebab pengabdian mereka bagi Kabupaten OKI sudah belasan bahkan puluhan tahun, paling tidak dalam penerimaan CPNS tahun ini honorer tersebut bisa diperiorotaskan dalam Penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K),” jelasnya.

Adapun dari berita sebelumnya  tahun 2014 ini pemerintah pusat kembali mengalokasikan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) jalur umum bagi Kabupaten OKI. Namun kuotanya hanya 110 orang dan formasinya belum ditentukan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) pusat.

Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKD) Kabupaten OKI, BKD memastikan pada minggu kedua Agustus 2014 ini sudah ada kepastian mengenai formasi yang dibutuhkan.

“Kita baru dapat informasi sebatas kuota CPNS jalur umum saja, untuk pembagian berapa formasi tenaga pendidik, kesehatan dan teknisnya belum kita peroleh,” ujar Imam.

Setelah adanya kepastian mengenai formasi masing-masing yakni pada minggu kedua Agustus, pihaknya kemudian akan membuka pendaftaran dan seleksi berkas persyaratan.

“Minggu kedua mengenai formasi jurusan, minggu ketiga Agustus pembukaan pendaftaran dan awal September penyeleksian berkas peserta. Setelah itu baru pelaksanaan tes tertulis,” urainya.

Sementara itu Sekda OKI Husin, berharap dengan adanya penerimaan CPNS di kabupaten OKI tahun ini tidak dimanfaatkan oleh oknum pejabat untuk mengambil keuntungan dengan mengaku bisa membantu untuk meluluskan jadi CPNS dengan iming-iming sejumlah uang.

“Penerimaan CPNS merupakan murni, panitia langsung dari pusat, jadi saya himbau pada masyarakat jangan mudah tergiur dengan tawaran oknum tertentu yang bisa menolong dengan sejumlah uang,” tutupnya.

 

TEKS     : DONI AFRIANSYAH

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *