Mapolres tak Miliki Gedung, Alat Cetak SIM Bakal Mubazir

 

Ilustrasi | Dok KS

Ilustrasi | Dok KS

EMPAT LAWANG – Kepolisian Resort (Polres) Empat Lawang sudah mengajukan bantuan alat cetak Surat Izin Mengemudi (SIM) ke Direktorat Lalulintas (Lantas) Mabes Polri, termasuk menjadikan rencana kerja pelayanan di Empat Lawang.

Namun semua itu terkesan percuma dan bakal mubazir, pasalnya Mapolres Empat Lawang belum memiliki gedung layak guna pelayanan dimaksud.  “Pembuatan SIM masih terkendala hingga ada gedung layak pelayanan, kendati demikian alat cetak dan rencana kerja sudah diajukan ke Mabes Polri,” kata Kepala Kepolisian Resort (Polres) Empat Lawang, AKBP M Ridwan melalui Kepala Satuan (Kasat) Lantas, AKP Marully ketika dibincangi, kemarin.

Saat ini sebut Marully, Polres Empat Lawang masih menempati eks Mapolsek Urban Tebing Tinggi di kawasan Pasar. Sementara dalam pelayanan pembuatan SIM, tentunya dibutuhkan lokasi dan fasilitas memadai, baik dalam ujian praktek dan teori.

Nah, inilah kendala salah satunya, meskipun nanti alat cetak SIM sudah ada juga sudah menjadi program kerja namun pelayanan belum bisa dilakukan di Polres Empat Lawang. Dengan kendala ini, Polres berharap masyarakat Empat Lawang lebih bersabar.

Memang sebut Marully, dengan kondisi saat ini masyarakat Empat Lawang harus membuat SIM di luar Empat Lawang akibatnya biaya yang harus dikeluarkan lebih  tinggi. Walau pun dengan kondisi itu tetapi tegas Marully, pihaknya tetap harus menegakkan aturan.

Semua pengendara kendaraan bermotor jelas Marully, harus memiliki SIM dan surat kendaraan. “Kita akan tetap  menertibkan penguna jalan, yang tidak memiliki surat-surat kendaraan bermotor. Ini juga dilakukan agar ruang gerak pencurian kendaraan motor, bisa dipersempit,” ucapnya.

Belum adanya pelayanan pembuatan SIM di Mapolres Empat Lawang ini, dikeluhkan oleh masyarakat. Tarmizi (51), warga Kelurahan Pasar Tebing Tinggi, salah satunya. Ia menyebut pelayanan pembuatan SIM itu sangat dibutuhkan masyarakat Empat Lawang.

Sebab selama ini jelasnya, untuk membuat SIM harus keluar kabupaten seperti di Lubuklinggau dan Lahat. Itu tentunya, sangat membebankan masyarakat sebab harus mengeluarkan biaya yang lebih besar.

“Kalau memang Polres terkendala tempat yang layak dan luas,  mereka kan bisa meminjam fasilitas dari instansi lain. Misalnya meminjam gedung dan lapangan milik UPTD Samsat Empat Lawang,” sarannya.

“Mana janji bupati maupun gubernur, yang katanya akan membangun Mapolres Empat Lawang. Katanya mapolres itu jika selesai dibangun, bakal menjadi mapolres termegah di Sumsel, buktinya mana. Itu hanya janji politik,” tukasnya.

 

TEKS          : SAUKANI

EDITOR       : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *