Durian Bangka Banjiri Kota Palembang

Durian--Dua pekan setelah lebaran buah durian dari berbagai daerah seperti Provinsi Bangka Belitung banyak membanjiri sejumlah pasar serta tempat-tempat tertentu. foto ; Bagus Kurniawan

Durian–Dua pekan setelah lebaran buah durian dari berbagai daerah seperti Provinsi Bangka Belitung banyak membanjiri sejumlah pasar serta tempat-tempat tertentu. foto ; Bagus Kurniawan

PALEMBANG – Dua pekan setelah lebaran buah durian dari berbagai daerah seperti Provinsi Bangka Belitung banyak membanjiri sejumlah pasar serta tempat-tempat tertentu.

Berdasarkan hasil pantauan Kabar Sumatera, Minggu (10/8) di sejumlah pasar seperti Pasar Kuto dan Jalan Demang Lebar Daun serta  di kawasan rumah susun 26 Ilir, banyak pedagang durian yang membuka lapak di pinggir jalan dengan menggunakan mobil bak terbuka.

Salah satu pedagang buah durian di kawasan Pasar Kuto, Ansori mengatakan, buah durian yang saat ini di jualnya berasal dari Provinsi Bangka Belitung, sejak dua pekan terakhir pasokannya bertambah banyak.

“Meskipun pasokan banyak, namun untuk menjual buah durian ini tidak terlalu sulit, karena untuk peminat buah durian di Kota Palembang cukup tinggi. Terlihat dalam sehari buah durian yang dijualnya selalu diserbu oleh konsumen,” katanya, Minggu (10/8).

Menurutnya, sekarang ini kebun buah durian milik masyarakat dan petani di Provinsi Bangka Belitung sedang panen besar-besaran, setelah panen besar ini, biasanya paling lama satu bulan ke depan pasokannya mulai menipis.

“Untuk harga buah durian dijual bervariasi tergantung besar kecilnya ukuran, paling murah dijual Rp 17.500 per buah dan paling tinggi ditawarkan Rp 50.000 per buah,” katanya.

Sementara salah seorang pembeli buah durian, Marjan mengatakan, dalam kondisi “banjir” durian ini dia membeli buah durian dalam jumlah banyak karena harganya relatif murah.

Buah durian ini selain untuk dimakan langsung ada juga yang dibuat berbagai makanan olahan seperti kolak dan diawetkan untuk dijadikan sambal dan penyedap makan nasi.

“Buah durian bisa diolah menjadi bermacam-macam makanan, jika tidak habis dimakan langsung dapat dijadikan kolak sebagai makanan ringan di sore hari bahkan bisa dibuat dodol durian yang dikenal di daerah ini dengan sebutan lempok durian,” ujarnya.

TEKS     : AMINUDDIN

EDITOR   : ROMI MARADONA




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *