Lindas Ibu dan Tiga Anak Hingga Tewas, Sopir Truk Ditangkap

ilustrasi

ilustrasi

PALEMBANG – Sopir truk batu bara yang menewaskan ibu dan tiga anaknya, Hairuldin (28), kini sudah diamankan unit Lakalantas Polresta Prabumulih. Tak hanya itu, Irul sudah ditetapkan sebagai tersangka setelah petugas memintai keterangan darinya.

Hal teresebut dikatakan Direktur Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pol Suharsono. Menurut Suharsono, Irul sudah berbuat kelalaian dalan mengendarai kendaraan hingga menyebabkan ibu dan tiga anaknya tewas.

“Dari keterangan yang kita ambil, sopir truk batu bara mengemudikan truknya dalam keadaan mengantuk. Ini tanda sopir sudah berbuat kelalaian dengan tidak memperhatikan kondisi tubuhnya,” kata Suharsono, saat dihubungi melalui telepon genggamnya Kamis (7/8).

Sebelum berhasil diamankan, Irul sempat mencoba melarikan diri usai menabrak. Namun, aksinya berhasil digagalkan polisi dan warga yang ada di lokasi kejadian. Irul pun tak mampu lagi melakukan perlawanan.

Korban yang tewas, lanjut Suharsono, adalah ibu dan ketiga anaknya. Keempat jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Gelora Lorong Tangga Raja Kelurahan 32 Ilir IB II Palembang.

Nopri Apriani (30), sang ibu, tewas dengan luka di bagian kepala, lecet pada tangan, punggung, serta patah pada pinggang. Sementara ketiga Nopri menderita luka parah. Septiana (10), mengalami pecah pada bagian kepala dan otak keluar. M Arfan (8) luka dengan kondisi usus terburai.

Sedangkan Iza Karnia Sabila (2) mengalami luka robek pinggang hingga bagian kanan usus keluar.

Sementara Puput, kepala keluarga, mengalami luka robek pada bagian kepala belakang, luka robek antara sela jari, dan luka lecet pada bagian tangan.

Setelah dirawat di RSUD kota Prabumulih dengan kondisi koma, Puput dikabarkan dirawat di salah satu rumah sakit Palembang.

Kejadian tragis ini, jelas Suharsono, bermula saat keempat korban duduk di depan mobil Truk Hino Dutro BG 8523 CD milik Puput yang tengah rusak. Mereka berada di tepi Jalan Jenderal Sudirman Desa Sindur Kelurahan Cambai Prabumulih Sumsel. Tak lama, truk batu bara Hino Dutro BG 8260 EG yang tidak ada muatan datang dengan kecepatan penuh.

“Truk lalu menghantam mobil korban hingga kayu yang ada di bak truk terlontar ke depan. Saking kuatnya, mengenai keempat korban yang duduk di depan mobil,” kata Suharsono.

 

TEKS  : Oscar Ryzal

EDITOR  : SARONO P SASMITO

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *