Bisnis Narkoba, Warga Mesuji Ditangkap

ilustrasi

ilustrasi

KAYUAGUNG – Kurang lebih setahun menggeluti bisnis narkoba jenis sabu, membuat Edi (40) warga Desa Gading Sari, Kecamatan Mesuji Makmur kena batunya. Berkat laporan warga dia bersama dua orang rekannya, Jauhari dan Wancik ditangkap satuan narkoba Polres OKI, di kediamannya Rabu (6/8) pukul 19.00 WIB.

Dari tangan tersangka Edi, polisi menyita barang bukti (BBb) sabu siap edar dalam paket kecil dengan harga dua paket harga Rp100 ribu, dua paket Rp300 ribu dan lima paket harga Rp600 ribu.

Tersangka Edi, ditemui di Mapolres OKI, Kamis (7/8) mengakui, dirinya baru setahun menggeluti bisnis jual sabu, sebelumnya ayah tiga anak ini berprofesi sebagai penjual kayu. Namun lantaran penghasilan yang tidak menentu, membuatnya tertarik alih profesi jual barang harap tersebut.

Kata Edi, untuk mendapatkan sabu dia, diantar kurir dari Singo warga  Belitang, OKU Timur. Dalam transaksi Edi mengaku tidak pernah dilakukan di rumahnya.

“Saya transaksi selalu di luar, sehingga istri dan anak saya tidak tahu saya jual narkoba, karena saya tidak ingin tahu kalau saya jual barang haram ini,” akunya.

Menurut Edi, setiap kali bertrasaksi kurang lebih Rp3 juta uang yang dia keluarkan untuk membeli narkoba, yang kemudian dia kemas dalam bentuk paket siap edar.

“Untungnya ya lumayan, kadan selebihnya juga saya pakai,” katanya.

Dalam mengedarkan sabu, kata Edi, dia sudah memiliki sejumlah pelanggan tetap, yang terkadang bisa menghubunginya. Kemudian bisa ketamuan di luar rumah.

“Jauhari dan Wancik itu, juga pemakai. Dan pernah beli sabu dengan saya,” ujarnya.

Menurut pengakuan Wancik dan Jauhari, dirinya saat ditangkap tidak sedang memakai narkoba. Bahkan kata Jauhari sendiri dirinya tidak pernah memakai narkoba.

Sementara Wancik, pria seram penuh tato di sekujur tubuhnya yang juga ditangkap, mengaku dirinya memang pernah memakai, namun saat ditangkap dirinya yang saat itu sedang duduk di luar dekat rumah Edi, tidak sedang memakai.

“Kami hanya duduk saja, kebetulan saat itu ada penggerebekan, hingga kami ikut ditangkap,” aku Jauhari.

Kapolres OKI, AKBP Erwin Rachmat, Sik melalui Kasat Narkona, Iptu Onkoseno, ketiga tersangka berhasil ditangkap berkat laporan warga yang resah dengan peredaran berkoba di wilayah Desa Gading Sari, Mesuji Makmur. Akhirnya setelah dilakukan penggerebekan petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti narkoba jenis sabu siap edar.

 

TEKS  : DONI AFRIANSYAH

EDITOR : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *