12 Kios Pasar Ludes Terbakar

INDERALAYA – Kebakaran hebat kembali terjadi di wilayah Kabupaten Ogan Ilir. Kali ini, sebanyak 12 kios yang berlokasi di Blok A1-5, Pasar Tanjung Raja, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Kamis (7/8), sekitar pukul 04.00 WIB ludes terbakar.

Api diduga berasal dari arus pendek listrik (konsleting), pada salah satu kios. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun kerugian ditaksir mencapai milyaran rupiah.

Kios yang terbakar di Blok A1-5 Pasar Tanjung Raja, milik Darul Kutni, Nita Erlina, Sopian/Rusdiana, Urif/Endang dan Dimyati/Yuspardiah.

Sementara kios eks kebakaran 1997, milik Hairunnisah/Darul,Tabah, Sukmawati, Nurhayati, Wahid, Hajar dan Lina.

Data yang dihimpun di lapangan, api pertama kali berkobar dari kios milik Yati yang bersumber dari konsleting listrik. Dalam hitungan detik, api dengan cepat membesar. Kencangnya tiupan angin menyebabkan api dengan leluasa menyambar kios-kios di dekatnya yang umumnya seni permanen. Warga yang mengetahui kebakaran langsung berusaha memadamkan api dengan air seadanya.

Bukannya padam, api malah membesar dan kembali menjalar ke beberapa kios sekitar. Akhirnya, api dapat dipadamkan satu jam kemudian oleh warga dibantu petugas kebakaran dari Ogan Ilir dan OKI.

Tercatat ada 12 kios yang terbakar dimana kios-kios tersebut menjual pakaian jadi, sepatu, manisan, pecah belah dan barang kelontongan.

Darul Kutni (45), pemilik kios sepatu mengatakan, ada tiga kios dan satu gudang sepatu miliknya ludes terbakar. “Semua barang-barang saya ludes terbakar Mas. Total kerugian kami sekitar Rp800 juta.Saya berharap Pemda segera membangun kembali kios yang terbakar ini, agar kami bisa berdagang kembali,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Wahid (35), pedagang manisan. Menurutnya, api meluluhlantakan kios yang menjadi mata pencariannya sehari-hari.

“Ludes Mas, habis barang-barang aku. Kalau ditotal-total, kami menderita kerugian Rp 300 juta,” singkatnya sambil berlalu.

Sementara itu, Kepala Pasar Tanjung Raja melalui staf dinas pasar Muhamad Sahri, mengatakan, dari hasil identifikasi, ada 12 kios yang terbakar dalam musibah tersebut.

“Kita sudah catat, ada 12 kios terbakar. Kerugian ditaksir hingga milyaran. Saat ini belum diketahui pasti penyebabnya. Tapi iperkirakan konsleting listrik,” ungkapnya.

Terpisah, Kapolres OI, AKBP Asep Jajat Sudrajat melalui Kapolsek Tanjung Batu, AKP Zaldi mengatakan, pihaknya sudah melakukan oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP), untuk mengatahui pasti penyebab kebakaran.

“Dari hasil oleh TKP, diperkirakan akibat konsleting listrik. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun kerugian bisa mencapai milyaran,” singkatnya.

 

Teks  : Junaedi Abdillah

EDITOR : SARONO P SASMITO

 

Caption Foto :




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *