Korban Kecelakaan Speedboad Dominan Anak-anak

PALEMBANG – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel), Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) R Djarod Padakova, mengatakan bahwa kesembilan penumpang yang belum ditemukan usai kecelakaan speedboad yang terbalik diduga karena ombak besar di perbatasan perairan OKI dan Bangka didominasi anak-anak.

Lanjut Djarod, pencarian terhadap kesembilan penumpang yang tenggelam masih dilakukan. Namun, tim yang bertugas di lapangana terhalang cuaca yang buruk di lokasi kejadian sehingga pencarian sedikit terganggu.

“Bahkan, kita berkomunikasi via ponsel saja kesulitan. Namun, kita tetap berupaya melakukan pencarian di lokasi kejadian,” kata Djarod.

Untuk tim yang diterjunkan di lokasi, lanjut Djarod, terdiri dari empat unit anggota Ditpolairud Polda Sumsel. Di mana, satu unit terdiri dari empat anggota. Tim ini membantu Satpolair Polres OKI dan Basarnas yang ada di lokasi kejadian. Saat ini, empat unit Ditpolairud Polda Sumsel sudah berada di lokasi.

Masih kata Djarod, hingga saat ini, belum diketahui wilayah hukum pasti terkait lokasi kejadian. Meski demikian, anggota yang ada di lokasi belum memikirkan hal itu dan memperioritaskan mencari sembilan penumpang yang hingga saat ini belum ditemukan.

Sementara itu, Zainal selaku nahkoda speedboad kini sudah diamankan di Satpolair Polres OKI. Sayangnya, petugas belum bisa memintai keterangan terhadap Zainal dikarenakan yang bersangkutan masih trauma akan kejadian ini.

“Yang pasti akan kita cari korban yang belum ditemukan. Kalau kondisi nahkoda sudah membaik, akan kita mintai keterangan,” kata Djarod.

Seperti diketahui, satu unit speedboad berkecepatan 250 pk terbalik di perbatasan perairan OKI dan Bangka. 21 penumpang berhasil diselamatkan, sementara sembilan masih dalam pencarian.

 

TEKS: Oscar Ryzal

EDITOR: SARONO P SASMITO




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *