8 Hilang, 24 Selamat, Sopir dan Kernet Speedboat Diamankan

Ilustrasi

Ilustrasi

KAYUAGUNG – Kecelakaan maut speedboat asal Sungai Lumpur, Kecamatan Cengal, Kabupaten OKI di laut Bangka Selasa (5/8) siang, 8 penumpang yang hilang sampai saat ini belum ditemukan oleh tim SAR dan Sat Pol Air yang melakukan penyisiran di lokasi tenggelamnya speedboat yang bermuatan 32 orang tersebut.

Sementara 24 penumpang yang selamat, sebanyak 23 penumpang kondisinya sudah membaik dan 1 penumpang masih dalam perawatan intensif di Puskesmas Tulung Selapan OKI karena masih kritis, sementara pengemudi speedboat, Zainal  dan dua kernetnya Andes dan Amran masih dimintai keterangan oleh Sat Pol Air Polres OKI.

Informasi lain menyebutkan selain akibat diterjang gelombang ombak yang besar yang menyebabkan speedboat itu tenggalam. Bermula ketika salah satu kernet bernama Andes, yang tak lain anak kandung oleh Zainal si pengemudi speedboat terjatu ke laut saat speedboat berjalan. Merasa anaknya jatuh ke laut, Zainal berusaha untuk menolong, niat untuk menolong Andes, akhirnya menjadi petaka dengan datangnya gelombang yang menghantam speedboat itu hingga tenggelam  laut bersama puluhan penumpang lainnya.

Menurut Kades Sungai Lumpur, Indra Gunawan, saat ini penumpang yang berhasil diselamatkan  sudah 24 orang, termasuk sopir dan dua kernet.

“Sampai sekarang pol air dan SAR masih melakukan pencarian dilokasi, karena lokasi tenggelamnya speed tersebut di Laut Bangka, sehingga 8 penumpang lainya sulit untuk ditemukan,” kata Kades.

Delapan penumpang yang masih hilang sebanyak 6 orang dewasa dan 2 orang anak-anak, masing-masing, Johanda, (anak-anak), kemudian Musrianto (anak-anak), Nurul (perempuan) ,Juminten (perempuan), selanjutnya   Tanja, Royanto, Rendi Wijayanto dan Slemet.

“Lokasi tenggelamnya speed itu bukan lagi di wilayah perairan OKI, karena sudah melewati pulau Maspari, lokasinya sudah memasuki laut Bangka,” terang Kades.

Jelas Kades, warga Sungai Lumpur memang sudah sering menggunakan transportasi speed boat dari Sungai Lumpur OKI ke Toboali Bangka Belitung.

“Masyarakat sudah terbiasa, sejak tahun 2000 yang lalu, awalnya menggunakan speed ukuran kecil, sekarang sudah memakai speed berukuran besar menggunakan dua mesin, masing-masing mesing berukurang 120 PK,” jelasnya.

Saat kejadian kecelakaan tersebut, lanjut Kades, memang ada ombak besar, karena speed boat oleng, salah satu kernet jatuh kelaut.

“Waktu itu mesin speed dikecilkan, karena berhenti untuk melakukan pertolongan terhadap kernet yang jatuh, saat itu juga ada ombak besar, hingga membalikkan badan speed kelaut, hingga penumpang didalamnya tumpah ke air,” ungkapnya.

Kepala  Puskemas Tulung Selapan, Karwilaini didampingi dr Intan Meilita mengatakan salah satu korban speed boat tenggelam tersebut dirawat di Puskesmas Tulung Selapan.

“Salah stau penumpang yang kita rawat adalah Unang bin Sajali, warga Rawajitu Lampung, kondisinya masih keritis, tetapi sudah sadarkan diri, sekarang masih di observasi, kalau kondisinya terus memburuk akan dirujuk ke Palembang,” kata Kapala Puskesmas.

Sementara itu Kapolres OKI AKBP Erwin Rahmat didampingi Kasat Pol Air AKP Heri Lawata, saat ini pihaknya bersama tim SAR nasional Sumsel masih terus melakukan pencarian di sekitar lokasi tenggelamnya speedboat tersebut.

“Delapan penumpang yang hilang masih terus kita cari, karena lokasi tenggelamnya  di laut lepas sehingga pencarianya sulit, TKP bukan lagi wilayah OKI tetapi sudah masuk laut Bangka,” katanya.

Sopir dan kernet speedboat tersebut sudah diamankan di pol air untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Kecelakaan ini adalah kecelakaan tunggal, kita belum menetapkan status sopir speed tersebut, apakah ada kelalaian atau tidak, berdasarkan keterangan serang speed, awalnya ada kernet yang jatuh ke leut, saat berusaha melakukan pertolongan, datang ombak besar sehingga menerjang badan speed hingga terbalik,” ungkapnya.

Terpisah Kabag Humas Setda OKI, Dedi Kurniawan, dikonfirmasi apakah Bupati OKI berencana akan mengunjungi para korban kecelakaan speedboat? Dedi mengatakan, sejauh ini belum ada informasi terkait hal itu. Namun kata Dedi, pemerintah OKI tidak tinggal diam begitu saja, karena sudah ada utusan dari Badan Penanggulangan Bencana dan Polres OKI yang datang ke lokasi.

“Sudah ada dari badan bencana dan Polres yang ke sana,” katanya.

 

TEKS  : DONI AFRIANSYAH

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL

 

TABEL

Jumlah penumpang + sopir + kernek : 32 Orang
– 24 orang selamat
– 8 korban belum ditemukan

Nama korban Yg hilang..
1. Johanda, (anak2)
2. Nurul
3. Juminten,,
4. Tanja,
5. Musrianto (anak2),,
6. Riyanto..
7. Rendi wijayanto,,
8. Slemet..

Nama-nama korban selamat:

1. Unang, warga Rawa Jitu Lampung mengalami koma dan dilarikan ke Puskesmas Tulung Selapan
2. Yati, warga Sungai Lumpur OKI
3. Hamidin, warga Sungai Lumpur OKI
4. Uus, warga Sungai Lumpur OKI
5. Alam, warga Palembang
6. Nurali, Palembang
7. Fitri, warga Sungai Jeruju OKI
8. Veni, warga Sungai Jeruju OKI
9. Amri, warga Sungai Jeruju OKI
10. Irfan, warga Rawajitu Lampung
11. Ibnu, warga Rawajitu Lampung
12. Edi, warga Rawajitu Lampung
13. Leni, warga Rawajitu Lampung
14. Imron, warga Rawajitu Lampung
15. Samsuri, warga Bangka
16. Agus, warga Bangka
17. Bayu, warga Bangka
18. Sofyan, warga Sungai Sibur OKI
19. Kateni, warga Rawajitu Lampung
20. Aril, warga Sungai Jeruju OKI
21. Ari, warga Sungai Jeruju OKI
22. Zainal (Sopir), warga Sungai Lumpur OKI
23. Andes (kernet), warga Sungai Lumpur OKI
24. Amran (kernet), warga Sungai Lumpur OKI

Jumlah Penumpang + Sopir + Kenek : 32 Orang
– 24 orang selamat
– 8 korban belum ditemukan

Nama korban Yg hilang..
1. johanda, (anak2)
2. Nurul
3. juminten,,
4. Tanja,
5. Musrianto (anak2),,
6. Riyanto..
7. Rendi Wijayanto,,
8. Selemet..

Nama-Nama Korban Selamat:

1. Unang, warga Rawa Jitu Lampung mengalami koma dan dilarikan ke Puskesmas Tulung Selapan
2. Yati, warga Sungai Lumpur OKI
3. Habidin, warga Sungai Lumpur OKI
4. Uus, warga Sungai Lumpur OKI
5. Alam, warga Palembang
6. Nurali, Palembang
7. Fitri, warga Sungai Jeruju OKI
8. Veni, warga Sungai Jeruju OKI
9. Amri, warga Sungai Jeruju OKI
10. Irfan, warga Rawajitu Lampung
11. Ibnu, warga Rawajitu Lampung
12. Edi, warga Rawajitu Lampung
13. Leni, warga Rawajitu Lampung
14. Imron, warga Rawajitu Lampung
15. Samsuri, warga Bangka
16. Agus,
17. Bayu,
18. Sofyan, warga Sungai Sibur OKI
19. Katemi, warga Rawajitu Lampung
20. Aril, warga Sungai Jeruju OKI
21. Ari, warga Sungai Jeruju OKI
22. Zainal (Sopir), warga Sungai Lumpur OKI
23. Andes (kenek), warga Sungai Lumpur OKI
24. Amran (kenek), warga Sungai Lumpur OKI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *