Solar Bersubsidi Mulai Dibatasi

Salah seorang petugas SPBU saat melayani pengendara untuk membeli Solar bersubsidi

Salah seorang petugas SPBU saat melayani pengendara untuk membeli Solar bersubsidi | Dok KS

INDERALAYA – Pasokan Bahan    Bakar Minyak (BBM), jenis solar bersubsidi di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), di Kabupaten Ogan Ilir (OI), mulai dibatasi.

Biasanya, pasokan solar bersubsidi ke setiap SPBU setiap hari mencapai 20-30 ribu liter perhari, kini hanya bisa memasok 16 ribu liter per hari.

Hal itu menyusul adanya pembatasan BBM subsidi solar menyusul menipisnya cadangan solar bersubsidi secara nasional.

Meski demikian, sejumlah SPBU di OI tidak masuk dalam kategori SPBU yang dibatasi dalam menjual solar bersubsidi.

Saparudin, pengawas SPBU 24.304.137 di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Palembang-Prabumulih, Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (5/8), mengatakan, pasokan solar bersubsidi saat ini mengalami pembatasan.

Menurutnya, pembatasan tersebut bukan hanya dialami oleh SPBU yang dikelolanya, namun juga berlaku se Sumatera Selatan (Sumsel).

“Untuk pasokan solar bersubsidi kita sudah dibatasi kuotanya. Biasanya, kita dapat 25-30 ribu liter per hari. Sejak Januari, pasokan sudah 16 ribu liter per hari. Ini sudah berlaku se-Sumsel,” ungkapnya.

Ia menambahkan, jika pengendara antri, menjelang sore, pasokan solar sudah habis. “Kalau dibilang cukup, pasti tidak soalnya ini daerah lintas. Tapi ini kebijakan dari Pertamina, kita harus mematuhinya,” ucapnya.

Disinggung pembatasan penjualan solar, pihaknya tidak mendapat bagian pembatasan penjualan. Namun, ke depan kemungkinan dapat pembatasan tersebut.

“SPBU kita belum ada instruksi pembatasan penjualan solar. Semua masih normal. Untuk pembatasan, pembeli hanya boleh mengisi dari pukul 08.00WIB-18.00 WIB. Kita saat ini belum,” paparnya.

Namun, lanjut Udin, jika subsidi solar dicabut, pihaknya dipastikan juga menyiapkan pompa bensin khusus melayani penjualan solar non subsidi yakni Solar Dex.

Pantauan di lapangan, penjualan solar bersubsidi di beberapa SPBU berjalan seperti biasa. Tidak ada antrian yang mengular untuk mendapatkan solar bersubsidi.

 

Teks : Junaedi Abdillah

 EDITOR: SARONO P SASMITO




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *