Sindikat Rampok Motor Ancam Pedamaran

Ilustrasi | Ist

Ilustrasi | Ist

KAYUAGUNG – Sindikat bandit rampok sepeda motor di wilayah Kabupaten OKI kian merajalela khususnya di Kecamatan Pedamaran, Kabupaten OKI. Para sindikat rampok ini tak segan-segan menghabisi nyawa korbannya dengan senjata api rakitan bila berani melawan.

Aksi brutal para bandit ini memang sungguh ganas, bila umumnya selama ini sering kali menjalankan aksinya di wilayah lintas timur. Kali ini secara terang-terangan mereka berani masuk kawasan  Kecamatan Pedamaran, yakni wilayah Hukum Polsek Pedamaran,  untuk menunggu mangsanya yang melintas dengan sepeda motor.

Sebut saja, Egol (35) warga Desa Pedamaran 6, dusun 1 yang menjadi korbannya. Egol terpaksa merelakan sepeda motor barunya merek Revo berwarna biru kerena ditodong dua orang bandit rampok sepeda motor saat melintas di kawasan jalan Desa Pedamaran 6, dekat SMA Meranti Pedamaran.

Kejadian ini terjadi Senin (4/8) malam pukul 22.00 WIB. Saat itu dirinya melintas seorang diri hendak membeli makanan sate di kawasan Talang Pangeran Lintas Timur, belum sampai tujuan datang dari dua orang pria bersepda motor Yamaha Vixion hitam, memepetnya untuk memerintahkan berhenti.

Karena takut dibawah todongan senjata korbanpun berhenti. Tanpa ada perlawanan korban memberikan sepeda motornya begitu saja, kepala kedua pelaku dan kabur meninggalkan korban sendiri di jalan.

“Begitu kejadian saya langsung melaporkan ke Polsek Pedamaran, dan menceritakan kejadian yang menimpa saya,” cetus Egol yang ditemui di rumah Kades Pedamaran 6, Selasa (5/8).

Ucap Egol, sebagai masyarakat Pedamaran, tak hanya dirinya yang mengalami kehilangan sepeda motor dengan cara di todong senjata, namun masih banyak korban lainnya. Para bandit rampok motor tersebut dengan beraninya memasuki kawasan Pedamaran untuk mencari korbannya.

“Kami harap pihak Polsek cepat bertindak. Misalnya, dengan melakukan patroli di malam hari di kawasan jalan rawan yang sering kali terjadi aksi penodongan. Kalau tetap diabiarkan korban akan terus bertambah,” pintanya.

Adapun informasi yang didapat Kabar Sumatera mengenai kasus pencurian motor, baik secara diam-diam maupun dengan cara kekerasan. Kerap kali terjadi di Kecamatan Pedamaran, pelakunya dengan berani memasuki kawasan wilayah hukum Polsek Pedamaran.

Kendati sering kali terjadi tindak kriminalitas tersebut, sepertinya dari Pihak Polsek belum juga menunjukkan kinerja maksimalnya dalam menangkap para bandit sindikat pencurian motor itu. Walaupun ada, hanya satu yang pernah berhasil ditangkap yakni, pelaku pencurian motor di Desa Sukaraja, Kecamatan Pedamaran. Berhasil ditangkap lantaran pelaku tak berdaya setelah dihakimi masa. Karena ketahuan saatn menjalankan aksinya. Pelakupun diselamatkan dengan kondisi tidak sadarkan diri, dan segera dilarikan ke Puskesmas Pedamaran.

Kapolsek Pedamaran, Iptu Agung Apriansyah, membenarkan telah menerima laporan tentang terjadinya penodongan sepeda motor milik korban Egol, melalui anak buahnya. Pihaknya akan segera menyelidiki kasus tersebut.

 

TEKS    : DONI AFRIANSYAH

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *