Futsal Berpeluang Masuk di Porprov

Ilustrasi Futsal | Ist

Ilustrasi Futsal | Ist

PALEMBANG – Cabang olahraga futsal  berpeluang besar menjadi salah satu cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke X 2015, di kabupaten Lubuk Linggau.

Kendati belum dapat dipastikan, namun Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Sumsel, mengindikasikan bahwa cabang olahraga dengan jumlah pemain lebih sedikit dari sepakbola serta dengan lapangan lebih mini, bisa saja direalisasikan, lantaran cabor tersebut sudah menjadi cabor pada PON dan Porwil.

“Usulan tersebut sudah kita terima memang belum kita putuskan. Karena akan dirapatkan terlebih dahulu bersama-sama pemerintah kota Lubuklinggau, karena kewenangan juga dimiliki oleh pihak tuan rumah sanggup atau tidak mengadakan penambahan cabor terkait venue sendiri,” kata Ketua Harian Koni Sumsel, Dhennie Zainal, Selasa (5/8).

Dhennie mengatakan, untuk cabor futsal sendiri sejauh ini telah memenuhi persyaratan untuk diikutsertakan,  karena cabor tersebut telah memenuhi kriteria seperti, Pengurus Cabang (Pengcab) yang ada di Kabupaten/Kota itu harus memiliki lima pengcab.

“Kita setuju apabila futsal itu diikutsertakan karena memang futsal merupakan olahraga dipertandingkan di Porwil bahkan di PON. Kalau mengacu kesana kita akan diikutsertakan. Tetapi itu semua akan kita rapatkan kembali nantinya,” urainya.

Koni Sumsel sendiri akan mengadakan rapat lanjutan terkait pelaksanaan  Porprov mendatang, pada akhir Agustus 2014 bersama  Pengurus Provinsi (Pengprov) Cabang Olahraga dan pemerintah kota Lubuklinggau guna membahas persiapan Porprov tersebut. Tak lain akan membahas  teknis serta menetapkan cabor apa saja yang memang layak untuk dipertandingkan. Dan sekaligus  menanggapi permintaan dari Ketua Asosiasi Futsal Daerah (AFD) Sumsel agar cabor futsal untuk diikutsertakan dalam Porprov mendatang.

“Kita sudah mendengar ada beberapa cabor yang memang perlu dipertandingkan terdapat beberapa cabor yang harus ditambah dan bahkan berkurang, dan ini akan kita bahas dalam rapat nanti,” ungkapnya.

“Cabor-cabor yang telah kita agendakan juga  masih akan berubah seiring dengan akan diadakannya rapat lanjutan mendatang. Ajang tersebut merupakan tolak ukur untuk mempersiapkan atlet guna menghadapi Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) yang akan dilakukan pada 2015 nanti.” tambah Dhennie.

Porprov sendiri direncanakan akan mempertandingkan 22 cabor. diantaranya, Atletik, Biliar, Bola Basket, Volly Indoor, Volly Pasir, Bridge, Bulutangkis, Catur, Karate, Panjat Tebing, Pencak Silat, Renang, Senam, Sepakbola, Sepaktakraw, Taekwondo, Tenis Lapangan, Tenis Meja, Tinju, Wushu, Menembak, Anggar, dan Balap Sepeda.

 

TEKS     : IQBAL

EDITOR  : ROMI MARADONA




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *