Untuk Bangun Venue Asian Games, Pemprov Andalkan BOT

Komplek Olahraga Jakabaring Palembang | Dok KS

Ilustrasi Komplek Olahraga Jakabaring Palembang | Dok KS

PALEMBANG – Gubernur Sumsel, Alex Noerdin masih mengandalkan sistem Build Operate and Transfer (BOT) atau sistem bangun serah guna, untuk pembangunan venue tambahan Asian Games 2018 mendatang. Hal ini mengingat besarnya dana yang dibutuhkan,  sementara dana APBD Sumsel tidak mungkin bisa diandalkan.

“Yang jelas kalau dana dari APBD tidak mungkin, jadi sama seperti saat SEA Games lalu, dengan kerjasama pihak ketiga, ada sistem barter, BOT, sistem hibah, sumbangan dan sebagainya,” terang Alex usai menghadiri rapat paripurna DPRD Sumsel, Senin (4/8).

Alex juga optimis, Sumsel akan dipercaya sebagai tuan rumah utama untuk perhelatan Asian Games, September-Oktober 2018 mendatang mengalahkan DKI Jakarta yang juga menjadi kandidat.

Alasannya kata Alex, persiapan Sumsel saat ini paling mumpuni, karena sudah memiliki banyak venue bertaraf internasional dan terpusat di satu kawasan yakni, Jakabaring Sport City (JSC).

“Kita sudah memiliki banyak venue, seperti volly ball dan basket ball kita sudah miliki di PSCC. Voli pantai dan venue lainnya di Jakabaring Sport City, dan venue kita ini sudah teruji di SEA Games dan kejuaraan-kejuaraan dunia lainnya,” ujar Alex.

“Dan dalam waktu dua tahun kedepan, sudah dilakukan tes even yakni tahun 2017 atau satu tahun sebelum pelaksanaan Asian Games, jelas kita lebih siap, mungkin untuk pembangunan venue kita hanya lakukan satu atau dua (venue) lagi,” tambah Alex.

Minta Dukungan Dewan

Sementara itu, Alex juga meminta dukungan langsung kepada anggota DPRD Sumsel yang ia sampaikan saat rapat paripurna berlangsung. Ia pun memaparkan kesiapan Sumsel sebagai tuan rumah Asian Games 2018.

Menurut Alex, Asian Games bukan hanya sebagai prestise dan harga diri, tetapi juga dapat meningkatkan posisi tawar Sumsel dan perekonomian masyarakat. “Asian Games ini sekali seumur hidup, dan tidak akan terulang lagi, oleh karena itu, tolong dukung penuh Sumsel sebagai tuan rumah Asian Games, semata mata untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” katanya.

Alex menambahkan, anggapan Asian Games harus dilaksanakan di ibu kota negara merupakan hal yang keliru. Sebagai perbandingan, Asian Games 2014 yang akan dihelat di Korsel diselenggarakan di beberapa provinsi dan tidak terfokus di ibu kota negara.

“Asalkan mampu, kita juga memiliki kesempatan, apalagi venues di Sumsel berada dalam satu lokasi di Jakabaring dengan luas 350 hektar yang terletak di Ibukota Provinsi Palembang,” beber mantan Bupati Musi Banyuasin ini.

 

TEKS           : IMAM MAHFUZ

EDITOR        : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *