Puluhan KPPS Bakal Dipecat

kpu

PALEMBANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel), akan mengevaluasi penyelenggara pemilu ditingkat bawah. Evaluasi ini dilakukan, terhadap penyelenggara pemilu yang dinilai tidak maksimal dalam menjalankan tugasnya.

Sekretaris KPU Sumsel,  HM Daud HD menyebut,  ada puluhan penyelenggara pemilu di tingkat bawah, yang dinilai tidak netral dalam menjalankan tugasnya. Mereka sebut Daud, dipastikan bakal dipecat.

“Evaluasi itu kita lakukan terhadap puluhan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), yang selama pelaksanaan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) tidak netral, salah satunya saat penghitungan dan rekap suara. Ada puluhan nama KPPS yang sudah kita catat,” kata Daud.

Selain itu terang Daud, KPU Sumsel juga melakukan pembinaan terhadap KPU kabupaten/kota.  “Kami juga tengah menyelesaikan tuntutan terhadap komisioner KPU Mura dan KPU Muba yang tengah disidangkan oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Evaluasi ini, sifatnya internal,” ungkapnya.

Daud memastikan, jika nantinya DKPP memutuskan komisioner KPU Mura dan Muba bersalah maka, mereka akan diberhentikan dari jabatannya. Komisioner tersebut, nantinya akan diisi oleh komisioner lain. Namun bagaimana mekanismenya, masih belum bisa dipastikan Daud.  Namun ia berharap, kedepannya penyelenggara pemilu di Sumsel bisa mengedepankan netralitas dan profesional dalam menjalankan tugasnya.

Ketika disinggung mengenai gugatan Pilres, diakuinya Daud, KPU Sumsel sempat masuk dalam daftar gugatan. Namun telah dilakukan klarifikasi pada 1 Agustus, sehingga untuk pelaksanaan Pilpres di Sumsel dinilai selesai.

Ia juga menambahkan, Sumsel mendapat predikat terbaik ke empat nasional dalam penyelenggraan Pilpres. “Sekarang kita dapat yang terdepan, karena waktu paparan rekapitulasi Pilpres mendapatkan nomor 4 dari 33 provinsi. Kalau kemarin, kita dapat nomor 32 terjelek, ini terdepan,” tukasnya.

 

TEKS         : ARDHY FITRIANSYAH

EDITOR       : DICKY WAHYUDI  




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *