Pembatasan Solar Subsidi, Di OKU Hanya Diterapkan Satu SPBU

Ilustrasi SPBU | Dok KS

Ilustrasi SPBU | Dok KS

BATURAJA – Mulai hari ini, Senin (4/8), pembatasan penjualan solar subsidi diberlakukan di Sumsel. Ini sesuai dengan Surat Edaran Kepala BPH Migas No 937/07/Ka BPH/2014 , tertanggal 24 Juli 2014.

Namun bus penumpang dan truk yang menggunakan bahan bakar solar, tidak perlu kuatir dengan pembatasan tersebut. Pasalnya untuk Kabupaten OKU, hanya satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang menerapkan pembatasan penjualan solar subsidi yakni sejak pukul 08.00 WIB-18.00 WIB.

SPBU dimaksud adalah SPBU 24-32161 di Jalan A Yani, Air Karang, Baturaja. Sementara delapan SPBU lainnya, khususnya SPBU di jalur logistik tetap melayani pembelian solar sesuai jam perlayanan normal.

“Di OKU, hanya ada satu SPBU yang membatasi pembelian solar subsidi. Sementara SPBU lain, tidak. Artinya pemberlakukan pembatasan penjualan solar subsidi di Sumsel ini, tidak terlalu berdampak di OKU,” kata Operation Head (OH) TBBM Pertamina Baturaja, Gatot Widiyanto  didampingi Sales Executive Retail Wllayah II Sumsel, Reggi Senjang Paramagarjita, kemarin.

Di Sumsel terang Regi, ada 128 SPBU yang waktu pelayanan untuk penjualan solar subsidi diatur dari pukul 08.00 WIB-18.00 WIB. Diantaranya SPBU 21.30204 di  Jalan Ahmad Yani Plaju, Palembang. Kemudian SPBU 21-30101di Jalan AKBP Cek Agus Kenten, SPBU 24.30630 di Jalan Leltnan Muchtar Saleh, OKI.

Lalu PSBU 24.32162 di Jalan Ahmat Yani, Batu Belang OKU Selatan. SPBU 24.32161 yang beralamat di Jalan A YAni Air Karang OKU dan SPBU 24. 31141 di Jalan Raya Prabumulih. “Kebijakan pembatasan penjualan solar subsidi di Sumsel ini, sudah kita sosialisasikan. Kita sudah umumkan ke masyarakat, SPBU mana saja yang menerapkan pembatasan tersebut,” bebernya.

Ia juga menghimbau masyarakat tidak perlu panik, dengan penerapan kebijakan ini. Ia menjamin, solar tidak akan mengalami kelangkaan. Di SPBU Air Karang, ada 8 kilo liter solar yang didistribusikan setiap harinya. Sementara di SPBU  Batu Belang OKU Selatan, 10 KL solar didistribusikan setiap harinya.

“Untuk pengawasan pembatasan penjualan solar subsidi ini, kami akan memasang kamera CCTV di SPBU-SPBU yang diterapkan pembatasan penjualan solar subsidi. Rekaman dari CCTV itu, akan diperiksa oleh Pertamina,” tegasnya.

Pantauan Kabar Sumatera, pembatasan pembelian solar subsidi ini di Kabupaten OKU, tidak terlalu berpengaruh. Di SPBU Air Karang, Baturaja tidak terlihat antrian kendaraan untuk membeli solar subsidi walau sudah dibatasi jam pelayanannya. Penjualan solar subdisi di SPBU ini pun, terlihat normal.

 

TEKS           : MUSLIM

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *