OKI Kekurangan 376 Tenaga Medis

Ilustrasi | Google Image

Ilustrasi | Google Image

KAYUAGUNG – Terpenuhinya jumlah tenaga kesehatan di suatu kabupaten/kota akan berpengaruh pada maksimalnya pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. Hal ini dikarenakan keberadaan tenaga kesehatan, mulai dari dokter, tenaga medis dan para medis bisa disebar untuk di tugaskan di pelosok-pelosok wilayah yang jauh dari jangkauan untuk mendapatkan layanan kesehatan.

Namun sebaliknya kondisi minimnya  jumlah tenaga kesehatan akan mempengaruhi ketidakmasimalan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Seperti yang saat ini dialami oleh Kabupaten OKI.

Di mana Kabupaten yang berjuluk dengan Bumi Bende Seguguk hingga saat ini masih kekurangan sebanyak 376 tenaga kesehatan. Jumlah tersebut tergolong cukup tinggi. Tak hayal membuat pelayanan kesehatan tidak maksimal bila kondisi ini terus berlangsung.

Mengenai kekurangan jumlah tenaga kesehatan ini sendiri, diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, H Muhammad Lubis SKM MKes, melalui Kasubag Kepegawaian, Maulidinas MKes, belum lama ini saat dibincangi Kabar Sumatera di ruang kerjanya.

“Kita memang kekurangan sekitar 376 tenaga kesehatan,” katanya.

Namun kendati demikian, lanjut pria yang akrab disapa Deni ini, kekurangan ratusan tenaga kesehatan di Kabupaten OKI tidak akan mempengaruhi rendahnya kualitas pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.

“Bagaimanapun kita tetap optimalkan untuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat, salah satu bukti setiap tahun kita selalu bangun Poskesdes di sejumlah desa dalam kecamatan, ini untuk memudahkan akses masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Dengan masih kurangnya tenaga kesehatan di wilayah OKI, sambung dia, kedepan secara bertahap jumlah kekurangan tersebut akan dirampingkan dengan upaya mengusulkan perekrutan untuk tenaga kesehatan pada tes CPNS nanti.

“Kalau semuanya tidak mungkin bisa kita usulkan untuk merekrut khusus tenaga kesehatan, namun secara bertahap permasalahan ini akan diatasi, kedepan walaupun tidak semuanya minimal jumlah kekurangan tenaga kesehatan tidak mencapai 376 lagi,” ungkapnya.

Ditambahkan Kepala Dinas Kesehatan OKI, H Muhammad Lubis SKM MKes, selama kepemimpinanya pihaknya berupaya semaksimal mungkin untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat OKI, kendati saat masih masih kekurangan tenaga kesehatan seperti apa yang disebutkan. Namun pihaknya meyakinkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap maksimal.

“Itu hak masyarakat untuk mendapatkan kesehatan, jadi tidak ada yang namanya pelayanan tidak maksimal,” tandasnya.

 

TEKS   : DONI AFRIANSYAH

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *