Hari Pertama Kerja, 158 PNS Pemkot Palembang Bolos

Wakil Wali Kota Palembang, Harnojoyo, Senin (4/8), melakuan sidak terhadap PNS di lingkungan Pemkot Palembang pada hari pertama kerja pasca libur dan cuti bersama Idul Fitri 1435 H. Foto : Bagus Kurniawan

Wakil Wali Kota Palembang, Harnojoyo, Senin (4/8), melakuan sidak terhadap PNS di lingkungan Pemkot Palembang pada hari pertama kerja pasca libur dan cuti bersama Idul Fitri 1435 H. Foto : Bagus Kurniawan

PALEMBANG – Walau sudah menikmati libur panjang dalam menyambut Idul Fitri 1435 Hijiriyah, ternyata masih ada saja pegawai di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang yang bolos, di hari pertama kerja.

Data yang dihimpun Inspektorat Palembang, di hari pertama masuk kerja paska libur lebaran, ada 158 pegawai yang tidak masuk kerja. Kepala Inspektorat Palembang, Toto Suparman mengatakan, 158 pegawai tersebut tersebut berasal dari semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), kecamatan dan kelurahan.

“Jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemkot Palembang sebanyak, 3.352 orang. Ada 24 pegawai yang sakit, 49 pegawai dinas luar, 38 orang izin, 15orang tanpa keterangan, dan 32 orang cuti,” kata Toto yang dibincangi, Senin (4/8).

“Dari data itu, artinya pegawai yang tidak hadir tanpa keterangan hanya 0,45 persen. Sementara untuk kehadiran, sebesar 95,28 persen. Pegawai yang paling banyak tidak hadir ada di Kecamatan Ilir Timur (IT) I yakni sebanyak empat orang,” terangnya.

Toto mengaku, Selasa (5/8), Inspektorat akan memanggil semua pegawai yang tidak masuk di hari pertama kerja tersebut  terutama yang tidak hadir tanpa alasan.  “Kami akan mintai keterangan, mengapa mereka tidak masuk tanpa ada kabar,” jelasnya.

Ia menegaskan, pegawai yang tidak hadir di hari pertama kerja tersebut bisa dikenakan sanksi. Sanksi nya dari teguran hingga penundaan kenaikan pangkat. “Kami akan melihat alasan mereka dahulu. Karena PNS ada aturan, ada prosesnya. Lihat kesalahannya,” ulasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Palembang, Harnojoyo melakukan sidak terhadap PNS di lingkungan pemkot. Dibincangi usai melakukan sidak, Harno menyebut itu dilakuannya untuk memantau langsung pegawai yang berada di Setda Palembang, guna memastikan semua peggawai sudah bekerja seperti biasa.

“Ini merupakan kegiatan rutin, untuk memastikan semua pegawai sudah bekerja seperti biasa,” jelasnya usai melakukan sidak di ruangan Asisten I, Asisten II, Asisten III, dan Asisten IV yang kemudian dilanjutkan sidak ke ruangan BPKD, KPPT, dan sejumlah ruangan lainnya di Setda Palembang.

Harnojoyo mengaku, dalam melakukan sidak tersebut, pemkot sudah membuat tim yang beranggotakan sebanyak 36 orang, yang berasal dari semua SKPD. “Tidak ada pengecualian, semua SKPD di sidak, karena semua SKPD maupun kecamatan sudah ada tim khusus,” jelansya.

Ditanya mengenai sanksi yang akan diberikan bagi PNS yang tidak masuk kerja, Harnojoyo menjawab, pegawai yang tidak masuk kerja tanpa keterangan jelas akan diberikan sanksi seperti diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 tahun 2010.  “Sanksinya mulai dari teguran sampai penundaan kenaikan pangkat. Mereka yang kena teguran, akan berpengaruh ketika ingin naik jabatan dan juga akan berpengaruh pada gaji berkala,” tukasnya.

 

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *