Kendaraan Luar Sumsel Mendominasi, Jalintim Padat, Jalinteng Lengang

Situasi Lalu Lintas di Jalintim | Dok KS

Situasi Lalu Lintas di Jalintim | Dok KS

KAYUAGUNG – Arus balik Idul Fitri 1435 H, Minggu (3/8), mencapai puncaknya. Pantauan Kabar Sumatera, sejumlah ruas jalan nasional di Sumatera Selatan (Sumsel), dipadati oleh kendaraan seperti di Jalan Lintas Timur (Jalintim) dan Jalan Lintas Tengah (Jalinteng).

Di Jalintim, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), dipadati kendaraan roda dua dan empat. Kendaraan pribadi yang melintas di Jalintim selain didominasi plat Sumsel dan Lampung bernopol BG dan BE, juga kendaraan asal pulau Jawa seperti berplat B dari DKI Jakarta dan D dari Jawa Barat, juga banyak yang melintas.

“Memang arus lalu lintas dari arah Lampung menuju Sumsel sudah mulai padat, meski demikian lalu lintasnya lancar dan tidak macet,” kata Kasat Lantas Polres OKI, AKP Haris Batara Simbolon, Minggu (3/8).

Ia menghimbau pemudik untuk berhati-hati melintas disejumlah titik yang rawan kecelakaan seperti di Tikungan Air Jernih (KM) 97 Desa Mulyaguna Kecamatan Teluk Gelam, Tikungan Pasar Muara Burnai I (KM 105) Kecamatan Lempuing Jaya, Tikungan Desa Tugu Jaya (KM 125) Kecamatan Lempuing Jaya, Tikungan Dabuk Rejo (KM 160) Kecamatan Lempuing dan Tikungan Surya Adi Kecamatan Mesuji (KM 180).

Kondisi yang sama terlihat di Kabupaten Ogan Ilir (OI). Kepadatan kendaraan yang melintas di Jalintim dari arah Kayuagung menuju Palembang dan sebaliknya, sudah mulai terlihat sejak Sabtu malam. Peningkatan arus kendaraan lebih didominasi oleh kendaraan pribadi dengan plat luar Sumsel seperti B, F, D, A, T hingga BE, yang menuju arah Kayuagung.

Sedangkan plat BH, BK, BA melintas dari arah Kayuagung menuju Palembang. Rata-rata, kendaraan pemudik menyimpan barang bawaannya di atap kendaraannya. Hingga Minggu (3/8), siang, kendaraan mudik masih melintas dari kedua arah.

“Puncak arus mudik, diperkirakan pada Minggu pagi hingga Senin dini hari. Namun sejak Sabtu pagi, volume kendaraan para pemudik sudah mulai mengalami peningkatan. Kami berharap, pemudik berhati-hati dan pengikuti petunjuk keselamatan,” terang Kapolres OI, AKBP Asep Jajat Sudrajat.

Di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tepatnya di Kecamatan Sei Lilin, kendaraan dari arah Palembang menuju Jambi dan sebaliknya terlihat padat. Bahkan kendaraan yang melintas, harus berjalan merayap saat hendak memasuki Pasar Sungai Lilin. Hal ini disebabkan, adannya penyempitan badan jalan karena banyaknya kendaraan yang parkir di kawasan Pasar Sei Lilin.

Hal yang sama terlihat di Banyuasin. Disimpang tiga Betung, yang merupakan persimpangan menuju Jambi dan Muba dan Palembang terlihat kendaraan harus berjalan merayap. Pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua, cukup mendominasi di jalur ini.

Pemudik dari arah Jambi terpecah menuju Kabupaten Muba dan Banyuasin. Namun bila dibanding dengan pemudik menuju palembang dan Muba, para penudik menuju Jambi lebih mendominasi Jalintim.

“Ada 45 kendaraan permenitnya yang melintas di Kabupaten Banyuasin, sepanjang hari ini. Jumlah kendaraan yang melintas meningkat 100 persen jika dibandingkan H+2. Ini wajar, karena besok sudah mulai kerja,” kata Kasat Lantas Polres Banyuasin, AKP Sukamto, kemarin.

Sementara itu Di Kabupaten Empat Lawang tepatnya di Kecamatan Tebing Tinggi, kendaraan yang melintas di Jalinteng tidak seramai dibandingkan H+3. Tidak ada kepadatan dan lonjakan kendaraan,  kawasan Pasar Tebing Tinggi yang selama ini menjadi pusat kemacetan di Jalinnteng terlihat lenggang.  “Kalau sebelum lebaran, kendaraan  padat merayap, tapi arus baliknya kendaraan melintas sepi,” kata Irwanto (42), warga Kelurahan Pasar Tebing Tinggi.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), H Choiri Badri mengakui, ada perbedaan kepadatan kendaraan pada arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini. Saat arus mudik, kendaraan cukup padat dan macet. Namun saat arus balik, kendaraan lebih teratur dan lancar. “Volume kendaraan lebih sedikit, belum lagi sistem pengalihan sudah efektif,” tukasnya.

 

TEKS              : REDAKSI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *