Idul Fitri Sebagai Penjalin Ukhuwah

EMPAT LAWANG – Perayaan hari raya Idul Fitri 1435 Hijriah, hendaknya dijadikan momen tepat menjalin ukhuwah Islamiyah serta ukhuwah kebangsaan, terutama dalam rangka membangun Kabupaten Empat Lawang.

Hal ini disampaikan Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri (HBA) disela-sela melaksanakan Shalat Id di Masjid Jamik, Tebing Tinggi, Senin (28/7).  “Mari kita jalin rasa persaudaran, untuk membangun Empat Lawang yang kita cintai ini,” ajak HBA di depan ribuan jemaah Shalat Id.

Dikatakannya, saat ini Kabupaten Empat Lawang sudah memasuki usia ke tujuh tahun. Nah, ini termasuk era tepat menuju pondasi kemajuan yang signifikan di berbagai sektor. Hal ini tidak terlepas dari peran serta pemerintah dan masyarakat yang bahu membahu membangun Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.

“Saya yakin, Empat Lawang akan lebih maju dimasa-masa yang datang,” kata HBA seraya menyebut, momen hari kemenangan Idul Fitri ini, hendaknya dijadikan sebagai ajang mempererat tali persaudaraan serta meninggalkan perbedaan selama berlangsungnya Pilkada, Pileg maupun Pilpres beberapa waktu lalu.  “Mari kita satukan tekad dan semangat, membangun Empat Lawang lebih baik dimasa mendatang,” ajaknya .

Sebagai informasi, Shalat Idul Fitri 1435 Hijriah di Masjid Jamik Tebing Tinggi, dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Empat Lawang, Sekda Empat Lawang, Ketua DPRD Empat Lawang, Kepala SKPD serta ribuan jemaah dari Kecamatan Tebing Tinggi dan sekitarnya.

Shalat Idul Fitri kali ini, kembali dihadiri oleh tamu istimewa, yakni Ustadz Abdullah Alhafidz dari Mekkah Almukarramah dan menjadi imam sholat Idul Fitri. Selain itu, juga ada tamu istimewa lainnya, Syaikh dari Mesir dan Madinah.

Sedangkan bertindak sebagai khatib, Ustadz Khusrin, yang sehari-harinya menjabat sebagai Kepala Kantor (Kakan) Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Empat Lawang. Dalam tausiyahnya, Khusrin mengatakan, sesuai makna harfiah yang ada, Idul Fitri berarti kemenangan, dan kembali ke fitrah.

Artinya jelas dia, umat Islam sudah berhasil menang dalam peperangan batin selama bulan Ramadhan, khususnya menaklukkan hawa nafsu. Sehingga di momen Idul Fitri ini menurutnya, adalah awal baru dalam menjalani kehidupan kedepannya.

Karena di mata Allah SWT, semua dosa dan kesalahan umat Islam sudah dihapuskan. “Maka dari itu, sungguh sayang jika upaya yang sudah dilakukan sebulan kemudian akan dirusak begitu saja. Marilah bersama, selaku umat Islam, kiranya senantiasa menjaga diri, hati dan pikiran, agar kedepan didalam menjalankan kehidupan bermasyarakat bisa menggapai dan mewujudkan apa yang menjadi cita-cita bersama, disemua segi kehidupan,” ajaknya.

Usai melaksanakan Shalat Id berjamaah, HBA dan pejabat lainnya berbaur dengan segenap jamaah yang ada, guna saling bersalaman dan bersilaturahmi, saling memaafkan. Kemudian, bupati pun langsung beranjak ke rumah dinasnya, dan melanjutkan agenda lainnya, yaitu open house, khususnya bagi masyarakat umum di Empat Lawang yang ingin berilahturahmi, dipersilahkan dengan bebas menemuinya.

 

TEKS              : SAUKANI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *