Kantor KPU Pagaralam Sepi

ilustrasi

ilustrasi

PAGARALAM – Saat menantikan pengumuman pemenang pemilihan presiden (Pilpres), Rabu (22/7), aktivitas Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pagaralam terlihat sepi. Tidak terlihat pergerakan massa yang mengarah ke kantor KPU setempat hingga saat pengumuman tiba. Kendati demikian, pihak Kepolisian Resor (Polres) Pagaralam tetap menempatkan petugas berpakaian sipil untuk berjaga-jaga.

Kapolres Pagaralam AKBP Saut P Sinaga SIK MSi mengatakan, sejauh ini di Pagaralam dalam kondisi aman menjelang pelaksanaan pengumuman pemenang pilpres.

“Hingga kini belum ada laporan yang mengindikasikan adanya upaya pengerahan massa,” kata Saut seraya berujar kondisi seperti ini dapat terus terjaga tanpa adanya isu-isu yang menyesatkan.

Pada kondisi seperti itu, juga disyukuri Ketua KPU, Yenli Elmanoferi. Ia begitu meyakini bila kondisi seperti ini tercipta disebabkan oleh pola pikir masyarakat di Bumi Besemah ini sudah dewasa dan tidak mudah terprovokasi.

“Apalagi semua masalah terkait pengumuman pemenang menjadi tanggung jawab KPU Pusat,” terang Yenli.

Ia menambahkan, sejak proses pemilihan hingga menjelang diumumkannya pemenang pilpres, para simpatisan dan pendukung dua calon presiden sudah menahan diri. Hal itu terlihat tidak adanya pengerahan massa kecuali saat kampanye.

“Saat kampanye pun para pendukung dan simpatisan tidak terlalu antusias untuk ikut, karena beranggapan bahwa hal ini sebetulnya pekerjaan orang pusat,” ujarnya.

Terpisah, Koordinator Tim Pemenangan Jokowi – JK untuk Pagaralam, Tanhar mengatakan, berdasarkan instruksi langsung dari Sekretariat DPP Pusat PDIP yang melarang pendukung, kader, simpatisan Jokowi – JK untuk turun ke jalan dan mengerahkan massa.

“Untuk seluru DPD & DPC Se-Indonesia, dilarang keras turun ke jalan dalam merayakan kemenangan Jokowi – JK. Hal itu dilakukan demi menjaga kondusivitas dan stabilitas khususnya tgl 22 juli 2014 serta dilarang datang ke kantor KPU,” kata Tanharsaat membacakan instruksi itu.

Kendati demikian, pada prinsipnya pihaknya pun tetap siap siaga mendukung pihak kepolisian dalam menjaga Kamtibmas khususnya saat rekapitulasi suara nasional oleh KPU Pusat.

“Kita berkomitmen melaksanakannya sampai ke tingkat daerah,” kata calon anggota terpilih Kota Pagaralam dari PDIP ini.

Sedangkan Koordinator Tim Pemenangan Prabowo – Hatta di Pagaralam, Hj. Ida Fitriati Basjuni mengatakan, sejak pelaksanaan pilpres lalu sudah mengungkapkan apapun hasilnya. Ia mengatakan, siapapun pemenang pilpres 2014, adalah pemimpin masa depan Indonesia.

“Ya, siapapun yang menang, tentu harus kita terima,” ucapnya.

 

TEKS     :  ANTONI STEFEN
EDITOR  :  RINALDI SYAHRI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *