Hari Ini Batas Akhir Pelunasan BPIH‪

Hari-Ini-Batas-Akhir-Pelunasan-BPIH-

Foto : Google Image

PALEMBANG, KS – Sedikitnya 4.673 dari 5.040 calon jemaah haji (CJH) reguler asal Sumatera Selatan (Sumsel), telah melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Kementerian Agama (Kemenag), akan menutup masa pelunasan BPIH tahap pertama, hari ini, Kamis (10/7).

Sehingga CJH yang belum melakukan pelunasan, masih berkesempatan untuk melunasi BPIH. “Sebelumnya masa pelunasan BPIH dijadwalkan hingga 9 Juli, namun karena bertepatan dengan penyelenggaraan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI maka diundur hingga 10 Juli. Untuk itu, bagi JCH yang ingin melunasi BPIH masih diberikan kesempatan,” kata Kasubag Humas Kanwil Kemenag Sumsel,  Saefuddin Latief, kemarin.

Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 49 tahun 2014, apabila pada akhir tahap pertama masa pelunasan BPIH kuota jamaah haji tidak terpenuhi, maka pembayaran BPIH akan diperpanjang dari 14-17 Juli. Jika sampai 18 Juli, kuota jamaah haji tidak terpenuhi, pembayaran BPIH diperpanjang lagi menjadi 21-24 Juli.

“Jika sampai 24 Juli, kuota jamaah haji tidak terpenuhi, maka sisa kuota haji dikembalikan ke masing-masing provinsi dan atau kabupaten/kota untuk diisi sesuai dengan nomor urut porsi berikutnya, sampai dengan 10 hari kerja sebelum pemberangkatan kloter pertama,” terang Saefudin.

Ditambahkannya, pembayaran BPIH dilakukan dalam mata uang Rupiah sesuai kurs jual transaksi Bank Indonesia yang berlaku pada hari dan tanggal pembayaran. Besaran BPIH 1435 Hijriyah/2014 Masehi Embarkasi Palembang (USD 3,070.9). BPIH disetorkan ke rekening Menteri Agama melalui Bank Penerima Setoran (BPS)-BPIH.

“Bagi jamaah haji yang meninggal dunia sebelum berangkat menunaikan ibadah haji atau batal berangkat karena alasan kesehatan dan alasan lain yang sah, akan menerima pengembalian BPIH. Untuk diketahui, jemaah haji embarkasi Palembang akan diberangkatkan pada awal September mendatang. Namun sebelumnya akhir Agustus mereka masuk asrama haji terlebih dahulu,” bebernya.

Terpisah, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sumsel, Richard Cahyadi mengemukakan, untuk tahun ini Pemprov Sumsel akan menambah uang saku bagi JCH asal Sumsel yang awalnya Rp 1.000.000 menjadi Rp 1.250.000 per masing-masing JCH.

“Iya, tahun ini kita sedang mengupayakan penambahan uang saku bagi JCH asal Sumsel. Sekarang ini prosesnya tengah dalam pengajuan ke DPRD Sumsel, mudah-mudahan bisa disetujui,” ungkap Richard.

Richard menjelaskan, uang saku tersebut untuk dipergunakan sebagai uang transportasi para JCH asal Sumsel selama menjalankan ibadah haji di tanah suci, Mekkah. “Bantuan uang saku ini merupakan bentuk kepedulian Pemprov Sumsel dalam hal ini Gubernur Sumsel kepada warganya. Bantuan uang saku yang kita berikan ini sudah dilakukan sejak 2009 yang lalu,” tukasnya.

TEKS              : IMAM MAHFUZ

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com