Harga Telur Ayam Merangkak Naik

Ilustrasi Telur Ayam | Ist

Ilustrasi Telur Ayam | Ist

PALEMBANG – Saat ini sejumlah sembilan bahan pokok (sembako) mulai merangkak naik, dari hasil pantauan Kabar Sumatera dibeberapa pasar di Kota Palembang, Rabu (2/7), seperti harga telur dan daging ayam mengalami kenaikan.

“Sejak 30 Juni kemarin, harga telur dan daging ayam mengalami kenaikan, hal ini disebabkan karena banyak permintaan pada bulan ramadhan ini,” kata Yatik, salah satu pedagang sembako di Pasar Km 5.

Menurutnya, selama bulan ramadhan kebutuhan sembako terus mengalami kenaikan, seperti harga telur yang sebelumnya berkisar Rp 10 ribu kini menjadi Rp 20 ribu perkilo nya. Sedangkan daging ayam dibanderol Rp 28 ribu perkilogramnya, kini naik hingga Rp 30 ribu.

“Untuk harga telur sudah mulai naik dari sebelum puasa dan saat bulan puasa harga telur terus merangkak naik,” katanya.

Di tempat terpisah, Yuni salah seorang penjual sembako lainnya mengakui naiknya harga daging ayam dan telor dikarenakan stoknya yang semakin menipis serta permintaan yang cukup tinggih. “Selain stok yang sudah menipis, langka, harga modal beli ayam dari agen juga naik sampai Rp2 ribu,” jelasnya.

Sedangkan Linda salah seorang ibu rumah tangga mengatakan, memasuki bulan puasa seperti ini pasti harga sembako pasti megalami kenaikan. “Maklum kebutuhan meningkat, wajar jika semua kebutuhan rumah mengalami kenaikan,” ujar Linda.

Sementara itu menurut Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindag) Kota Palembang, Juni Haslansi membenarkan adanya kenaikan yang terjadi pada telur, namun dirinya menganggap kenaikan yang terjadi sampai hari ini masih sebatas tahap wajar.

“Kalau kenaikan Rp 1000 sampai Rp 2000, itu masih wajar. Kita akan menekankan, agar kenaikan jangan sampai menembus Rp 5000 perkilonya,” ungkapnya.

Juni menambahkan, pihaknya menjamin stok telur sampai dengan menjelang Hari Raya Idul Fitri akan aman. “Tidak perlu takut, Disperindag akan terus mengontrol harga sembako di pasaran. Jika memang ada kenaikan,  kita juga akan menekan kenaikan jangan sampai melebihi batas wajar yang sudah ditentukan,” katanya.

 

TEKS : AMINUDDIN

EDITOR : ROMI MARADONA

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *