Kapolda : Masih Banyak Kasus yang Belum Selesai

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumsel, Inspektur Jendral Polisi  Saud Nasution

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumsel, Inspektur Jendral Polisi Saud Nasution

PALEMBANG – Sadar masih banyak kekurangan dalam menjalankan tugas sebagai Polri, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) berjanji akan memberikan kinerja lebih baik lagi di waktu akan datang.

Salah satunya dengan menyelesaikan sejumlah perkara tindak kriminal yang menjadi pekerjaan rumah Polda Sumsel dan jajaran. Hal tersebut ditegaskan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan (Sumsel), Inspektur Jendral Polisi (Irjend Pol) Saud Nasution.

Diakui Saud, Polda Sumsel dan jajaran masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang penyelesaianya ditunggu masyarakat banyak. Saud berjanji akan lebih mengoptimalkan kinerja Polri untuk segera menyelesaikan tindak pidana yang saat ini pelakunya masih buron.

“Tindak-tindak pidana macam perampokan emas, merajarelanya kepemilikan senpi, belum tuntasnya perederan narkoba di Sumsel, dan lainya menjadi pekerjaan rumah Polda Sumsel dan jajaran. Tentunya ini sebisa mungkin akan kita selesaikan mengingat banyaknya masyarakat yang resah akan perkara-perkara itu,” kata Suad, usai memimpin upacara perayaan HUT Bhayangkara ke 68 di Mapolda Sumsel Selasa (1/7).

Untuk itu, lanjut Saud, Polri butuh kerja sama dari seluruh instansi dan masyarakat. Kerja sama itu bisa berbentuk komunikasi dan kordinasi kalau-kalau melihat suatu perkara di lapangan. Apalagi, Polda Sumsel memiliki hotline service yang akan langsung menindaklanjuti segala bentuk laporan masyarakat terkait kinerja polisi.

Selain masih belum kelarnya sejumlah perkara di kawasan Sumsel, lanjut Saud, pengamanan pilpres dalam waktu dekat juga menjadi tugas terdekat yang harus dihadapi Polda Sumsel. Saud menjamin, Polda Sumsel dan jajaran sudah mempersiakan diri menghadapi pilres yang tinggal menghitung hari.

Di usia yang sudah menginjak angka 68, Saud merasakan adanya kemajuan kinerja polri ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Salah satunya ditunjukan dengan hubungan Polri yang kian harmonis dengan masyarakat, khususnya masyarakat Sumsel.

Dengan berbagai terobosan yang dikeluarkan Polri, jarak antara masyarakat dan Polri kian dekat dan semakin terjalin kerja sama antar keduanya dalam segi pemberantasan kasus.

Pada upacara HUT Bhayangkara 68 ini, Saud memberikan penghargaan masa bakti kerja kepada 292 anggota di lingkungan polda Sumsel. Penghargaan ini terdiri dari delapan tahun masa bakti (diberikan kepada 178 anggota), 16 tahun masa bakti (55 anggota), 24 tahun masa bakti (47 anggota), dan 32 tahun masa bakti (14 anggota).

Sedangkan Untuk anggota yang sudah menjadi anggota polri lebih di atas 32 tahun, diberikan penghargaan purna Bakti yang tahun ini diberikan kepada sembilan anggota Polri.

 

TEKS : OSCAR RYZAL

EDITOR : ROMI MARADONA




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *