Romi dan Masyitoh Kembali Dicekal

romi-herton

Romi Herton dan Masyitoh | Ist

PALEMBANG – Pasca ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kantor Imigrasi Klas IA Palembang, akan menarik kembali paspor milik Wali Kota Palembang, Romi Herton dan istrinya, Masyitoh.

“Wali Kota Palembang Romi Herton dan istrinya Masyitoh, kembali dicegah bepergian ke luar negeri, untuk enam bulan kedepan,” kata Kepala Kantor Imigrasi Klas IA Palembang, Bogi Widiantoro, Rabu (18/6).

Bogi mengatakan, kedua pasangan suami istri tersebut dicegah ke luar negeri, terkait status tersangka dugaan pemberian hadiah atau gratifikasi dalam penanganan perkara sengketa Pemilukada Palembang di Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurut Bogi, cegah atau pencekalan tersebut atas permintaan KPK. “Awalnya Romi juga dicegah keluar negeri tertanggal 11 Desember 2013-11 Juli 2014.  Saat itu, statusnya sebagai saksi. Kali ini Romi dicegah, karena ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK,” jelas Bogi saat dibincangi di ruang kerjanya.

Bogi mengaku, sampai saat ini pihaknya belum menerima surat resmi dari Dirjen Imigrasi. Namun, pihaknya sudah sudah mendapatkan pemberitahuan, mengenai pencekalan terhadap orang nomor satu di metropolis itu beserta istrinya. “Untuk surat resmi belum ada, namun secara sistem dan pemberitahuan sudah ada dari Dirjen Imigrasi,” ucapnya.

Lebih jauh Bogi menjelaskan, untuk surat pencekalan yang kedua ini, Dirjen Imigrasi mengeluarkan masa cegah selama enam bulan. Sama halnya seperti surat cegah yang pertama dulu.

Sambung Bogi, surat Dirjen Imigrasi Pusat akan dikirim hari ini (kemarin). Setelah surat dari Dirjen Imigrasi diterima Imigrasi Palembang, maka paspor milik Romi dan istrinya Masyito, akan langsung ditarik kembali. “Setelah surat resmi datang, kita akan lakukan penjemputan bola terhadap paspor milik Romi dan Masyito,” tegasnya.

Pemkot Sepi

Sementara itu paska ditetapkannya orang nomor satu di Palembang sebagai tersangka oleh KPK, Senin (16) lalu, suasana kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terlihat sepi, jika dibandingkan hari-hari biasanya.

Pantauan Kabar Sumatera, tidak hanya wali kota yang tidak ada ruang kerjanya, Sekretaris Daerah (Sekda) Palembang, Ucok Hidayat juga tidak terlihat. Informasi yang dihimpun, Ucok dikabarkan sedang berada di Yogyakarta untuk mengantarkan anaknya mengikuti SBMPTN. “Sementara ini, semua pejabat lagi kosong,” kata salah satu staf Pemkot Palembang yang enggan disebutkan namanya.

Bagaimana dengan Wakil Wali Kota Palembang, Harnojoyo ? Harno baru ke kantornya siang hari dikarenakan, orang nomor dua itu baru pulang dari Jakarta sehingga baru bisa ke kantor sekitar pukul 11.30 WIB.

Namun, ketika sejumlah wartawan ingin menemuinya, tidak bisa. “Maaf, bapak sedang banyak tamu, dan bisa diganggu. Tolong dimaklumi,” ungkap salah seorang petugas yang berjaga dipintu masuk ruang Wakil Wali Kota Palembang.

Sementara itu, beberapa pegawai di lingkungan Setda Palembang, yang enggan disebutkan namanya berharap persoalan hukum yang menerpa wali kota cepat selesai. Karena dengan masalah tersebut, secara tidak langsung akan berdampak ke semua PNS, khususnya petinggi seperti kabag, kepala dinas dan lainnya.

“Sebenarnya masalah itu, tidak menganggu jalannya roda pemerintahan. Tetapi wali kota adalah pengambil kebijakan, tentu gangguan itu pasti ada. Karenanya kami berharap, ini cepat selesai,” tukasnya.

 

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR          : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *