Tiga Bulan Evaluasi, SKPD Empat Lawang Wajib Tandatangani Pakta Integritas

izin-usaha

EMPAT LAWANG – Semua kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang, diwajibkan untuk menandatangani fakta intergritas. Hal ini dilakukan, guna memastikan kesanggupan dan kesiapan pejabat dalam menjalankan amanah yang dipercayakan padanya.

Wakil Bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah menyebut, penandatangan fakta intergritas tersebut juga dilakukan agar pejabat dimaksud dalam menjalankan tugasnya harus loyal dan disiplin.

Syahril juga menegaskan, evaluasi terhadap kinerja pejabat di lingkungan Pemkab Empat Lawang akan di evaluasi setiap tiga bulan. Ini tegasnya, adalah komitmen ia dan Bupati Empat Lawang H Budi Antoni Aljufri agar Kepala SKPD menjadi contoh baik dalam pelayanan publik.

Makanya dia meminta pejabat bekerja dengan baik, dalam mengemban amanah.”Jabatan adalah amanah bukan hak, PNS tidak menuntut jabatan. Jabatan tersebut adalah kepercayaan pimpinan, jadi hanya orang yang dikehendaki dan dapat bekerja baik profesional,”  tegas Syahril, pada pelantikan pejabat eselon II, II dan IV di lingkungan Pemkab Empat Lawang, Selasa (17/6).

Selain avaluasi, sebelum menjalankan tugas apara kepala SKPD diminta menyampaikan visi misinya dihadapan bupati, wabup dan sekda. Diakuinya, bahwa mutasi adalah hal biasa upaya penyegaran baik promosi maupun hasil evaluasi kinerja pejabat, tidak diminta untuk mengupas atau mempertanyakan kenapa dimutasi karena itu adalah hal pimpinan atas hasil kinerja pejabat itu sendiri.

Pejabat di Empat Lawang kata Syahril, dimata pimpinan baik bupati maupun wabup semua sama tidak ada kepala dinas yang hebat. Terpenting ucapnya, prestasi dan tidak ada pula jabatan basah dan kering.

Makanya tegas dia, jangan merasa enak dan puas di satu tempat sehingga enggan pindah ke tempat lainnya. “Bekerjalah dengan harmonis sesama pejabat dan bawahan, jangan lupa bersyukur amanah yang dipercayakan,” pesan syahril.

Setelah dilantik ini tambah Syahril, semua pejabat hanya diberikan waktu maksimal satu minggu, untuk melakukan serah terimah jabatan. Dalam kesempatan itu, Syahril juga menyindir pejabat yang selalu terlambat datang ke kantor, karena masih dalam perjalanan dari Lubuk Linggau atau Lahat.

“Pejabat harus komitmen membangun Empat Lawang, menerahkan semua pikiran unuk kemajuan, termasuk dukungan istri karena keberhasilan tergantung pendampingnya,” tukasnya.

Untuk diketahui, ada ratusan pejabat dilantik. Rinciannya  delapan pejabat eselon II, 42 pejabat eselon III dan 126 pejabat eselon IV. Delapan pejabat eselon II yang dilantik yakni, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) yang dijabat Agusni Efendi mengantikan H Fadhilah Marik. Fadilah sendiri kini menjabat sebagai Kepala Badan Penyuluhan Pertanian.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan Pertanian sebelumnya, Helmi Darmansyah menjabat sebagai staf ahli bupati. Jabatan Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) juga berganti dari Alhumaidi Saman ke H Choiri Badri.

Alhumaidi Saman dipercayakan menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggantikan Riyadi Sulaiman yang kini menjabat Asisten III menggantikan H Fik Malik, yang digeser sebagai Asisten I. Selain itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), juga berubah dari H Choiri Badri menggantikan Kipli.

 

TEKS              : SAUKANI

EDITOR          : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *