16 Tahanan Diduga Keracunan Makanan

 

Ilustrasi

Ilustrasi

LUBUKLINGGAU – Sebanyak 16 orang tahanan di Polres Lubuklinggau dari 21 orang jumlah keseluruhan, diduga mengalami keracunan makanan yang berasal dari kantin Polres.
“Dari belasan tahanan mengalami keracunan makanan, dua yang cukup parah. Keduanya antara lain adalah Suhaimi (38) dan Mayrizal,” kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dover Christian Lumban Gaol melalui Wakapolres, Kompol Soeryadani, Selasa (17/6) kemarin.
Menurut dia, Polres mengetahui ada tahanan dalam sel mengalami keracunan makanan langsung memberikan perawatan dengan diberikan obat. “Tim medis Polres langsung didatangkan untuk menangani para tahanan yang mengalami keracunan makanan tersebut,”kata dia.
Para tahanan Mapolres Lubuklinggau seperti biasa mendapat makanan siang dari kantin, Minggu (15/6). “Ini peristiwa pertama kali yang dialami para tahanan Polres Lubuklinggau mengalami keracunan makanan,”jelas Soeryadani.

Dia mengatakan para tahanan yang mengalami keracunan makanan tersebut setelah makan siang berisi gulai nangka dan mie tumis. Menurut dia, Polres Lubuklinggau telah mengambil sampel makanan dari para tahanan yang mengalami keracunan tersebut.

“Sampel makanan tersebut dibawa ke Laboratorium untuk menyelidikan gulai nangka dan mie tumis yang diduga menyebabkan tahanan Mapolres keracunan,”ucap dia.

Soeryadani menyampaikan pihaknya masih menunggu hasil laboratorium. “Jika hasil laboratorium memang dinyatakan keracunan yang dialami para tahanan berasal dari makanan, maka pemilik kantin akan kita panggil untuk dimintai keterangan,” jelas Soeryadani.

Untuk diketahui, para tahanan mengalami tiga penyebab karena sebelumnya memakan nasi jatah, seperti muntah, mual dan pusing. Adapun ke 16 tahanan itu antara lain. Suhaimi (38) warga Jalan Kandis, Kelurahan Ulak Surung, M Ayrizal (33) Kelurahan Mesat Jaya, Riki Arenol (18) Warga Lubuk Kupang, Heru Handoyo (28) warga Perumnas Lubuk Tanjung, Ramdon (21) warga Kelurahan Majapahit, Haris Siswanto (35) warga Kelurahan Tanjung Aman, Muslim (40) warga Jalan Kandis Kelurahan Ulak Surung, Rendi Apriansyah (22) Kelurahan Lubuk Kupang, Umar (17) warga Kelurahan Majapahit.
M Abrizal Idris (20) Kelurahan Lubuk Kupang, MAndai (26) warga Jalan Kenanga II Kelurahan Kenanga, Junaidi (30) Kelurahan Lubuk Kupang, Malra (22) Kelurahan Ulak Surung dan Andi (32) warga Padang Ulak Tanding. Termasuk dua orang tahanan wanita, Nilawati (54) warga Mesat Jaya serta Santi (32) warga Surulangun Kabupaten Muratara.

 

TEKS    : T MASRISYAH

EDITOR   : SARONO P SASMITO




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *