Amdal Musi VI Selesai Desember

Ilustrasi | Dok KS

Ilustrasi | Dok KS

PALEMBANG – Analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) Jembatan Musi VI, diperkirakan akan rampung pada Desember mendatang. Hal tersebut diungkapkan Kabid Rencana Strategis (Renstra) dan Tata Ruang, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Palembang, Nur Hentratno, Jumat (13/6).

Nur mengatakan, dalam melakukan pembangunan Jembatan Musi VI, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang hanya mendapatkan wewenang untuk pembuatan Amdal saja. Karena sebutnya, semua wewenang ada pada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel.

“Tahapan pembangunan adalah, pembuatan Feasibility study (FS) kemudian detail engineering design (DED). Nah, keduanya telah diselesaikan Pemprov Sumsel paa 2013 lalu, baru kami melakukan proses pembuatan Amdal,” kata Nur.

Nur menyebutkan, setelah Amdal Musi VI tersebut selesai, tahapan selanjutnya adalah konsultasi publik. Setelah itu, barulah pengerjaan fisik dilakukan. “Bisa dipastikan tahun 2015, pengerjaan fisik Musi VI sudah jalan,” sebutnya.

Lebih jauh Nur menjelaskan, dana yang digunakan dalam pembuatan Amdal tersebut, dianggarkan dari Anggaran pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Palembang tahun 2014 sebesar Rp 500 juta. “Yah, kalau Amdal kita yang anggarkan. Yang lainnya, dana shering dari provinsi dan pemerintah pusat,” bebernya.

Menurut Nur, pembuatan Amdal tersebut, merupakan salah satu syarat penting sehingga dengan adanya pembangunan Jembatan Musi VI tersebut, tidak mengganggu masyarakat sekitar. “Setiap pembangunan harus dilengkapi Amdal,” tegasnya.

Ditanya mengenai pembebasan lahan, Nur menjawab, pihaknya masih harus menunggu perintah dari provinsi, apakah harus dilaksanakan oleh Pemkot Palembang atau dilaksanakan oleh provinsi.

“Masih menunggu, karena kita hanya membatu untuk pembuatan Amdal saja, apabila ada intruksi pembesan lahan, pastinya kami siap, karena lokasi pembangunan tersebut ada di Palembang,” ucapnya.

Nur menambahkan, titik pembangunan direncanakan berada di Jalan Sultan Mansur Kelurahan 35 Ilir Kecamatan Ilir Barat (IB) II dan Kelurahan 2 Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU) II.

“Untuk persilnya belum bisa ditentukan, nanti menunggu tahapan selanjutnya. Yang pasti kami akan merampungkan dahulu Amdalnya, secepatnya harus sesesai, paling lambat Desember,” tukasnya.

 

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR          : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *