Melintas di Trotoar Akan Ditilang

Operasi Zebra 2013 . Razia Kendaraan Oleh Pihak Polisi

Ilustrasi Razia

PALEMBANG – Kemacetan di Palembang, kian parah. Kemacetan tersebut terjadi terutama di jam-jam sibuk. Tak jarang hak pejalan kaki yakni trotoar pun menjadi korban. Sejumlah pengendara sepeda motor yang tak mau terjebak di kemacetan memilih untuk melintas diatas trotoar.

Pantauan Kabar Sumatera, Senin (9/6), kondisi ini salah satunya terjadi diatas Jembatan Ampera. Kendaraan yang melintas diatas jembatan tersebut, harus berjalan merayap. Sejumlah sepeda motor terlihat melintas diatas trotoar di jembatan tersebut, untuk menghindari kemacetan.

“Yah mau gimana lagi, dari pada telat kerja, lebih baik naik trotoar, “kata Suardi, salah satu pengendara sepeda motor yang dibincangi Kabar Sumatera diatas Jembatan Ampera, kemarin.

Suardi menyebutkan, kemacetan di kawasan Ampera bukan hanya terjadi pada jam-jam sibuk saja, ,elainkan hampir setiap waktu. Kondisi ini sebutnya, kian diperparah karena tidak adanya petugas kepolisian yang mengatur lalu lintas.

Menanggapi, maraknya pengguna sepeda motor yang melintas diatas trotoar jalan, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang, Masripin Toyib menyebut, Dishub akan berkoordinasi dengan Sat Lantas Polresta Palembang, untuk menindak pengendara kendaraan yang nakal tersebut.

“Trotoar itu sudah jelas di peruntukan untuk pejalan kaki, tetapi sejumlah pengendara roda dua masih saja melanggar. Kedepan akan kami tilang, sebagai efek jera bagi mereka yang melanggar,” tegasnya.

Menurut Masripin, dampak negatif kendaraan yang menaiki trotoar tersebut cukup banyak seperti, pejalan kaki tidak nyaman, bisa menimbulkan kecelakaan, serta yang tidak kalah penting adalah kemacetan akan semakin parah.

“Kemacetan bisa makin parah, karena setiap kendaraan yang mau naik trotoar harus mengantri, secara otomatis, kendaraan yang dibelakangnya ikut terhambat. Begitu juga, ketika pengendara ingin turun dari trotoar,” bebernya.

Untuk di Jembatan Ampera, agar trotoarnya tidak lagi dilintasi sepeda motor rencananya sebut Masripin, Dishub akan memasang plang besi. “Tetapi jika ada petugas dari kepolisian, plang besi itu, tidak akan kita pasang,” tukasnya.

 

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR          : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *