Jelang Lebaran Penjualan Mobil LCGC Diprediksi Meningkat

Ilustrasi Mobil LCGC |Dok KS

Ilustrasi Mobil LCGC |Dok KS

PALEMBANG – Menjelang hari raya Idul Fitri, keberadaan produk Low Cost Green Car (LCGC) atau yang biasa disebut mobil murah diprediksi akan banyak dicari masyarakat. Apalagi dengan angsuran mura yang hanya 1 jutaan, sudah bisa membawa pulang mobil.

Manager Operasional PT Encartha Palembang, David Susilo mengatakan sejak adanya LCGC ini, sekarang sudah menjadi salah satu pilihan utama konsumen untuk memiliki mobil. Pemesan yang sebelumnya akrab dengan kendaraan motor kini mulai beralih menggunakan mobil, dikarenakan adanya kemudahan untuk memilikinya serta harganya yang terjangkau.

“Untuk produk Ayla sendiri penjualan rata-rata bisa mencapai 30 unit per bulan. Bahkan diawal peluncurannya, tingkat pemesanan bisa mencapai 50 unit,” kata David, Rabu (4/6).

Ditambahkan David, menjelangan hari raya Idul Fitri diprediksi permintaan khusus mobil Ayla akan melonjak tajam. Hal itu dikarenakan tingginya keinginan masyarakat untuk memiliki mobil. “Banyak masyarakat yang berpikir, kalau lebaran ini sudah bisa membawa mobil,” ujarnya.

Optimisme bertambah lantaran harga Daihatsu Ayla tidak mengalami kenaikan. Hingga tahun depan yakni berkisar Rp 78 juta sampai Rp 109 juta. “Daihatsu berupaya untuk tetap mempertahankan harga unit agar masyarakat memiliki kemampuan untuk memilikinya,” katanya.

Disinggung mengenai promo jelang Lebaran, ia mengatakan, untuk sementara ini, program tersebut masih diolah, namun, jika dilihat dari trennya dua bulan sebelum lebaran biasanya akan diluncurkan program yang menarik. “Peluncuran program ini seiring dengan meningkatnya penyerapan pembelian mobil,”paparnya.

Bahkan di awal bulan puasa stok mobil akan ditambah hingga dua kali lipat, tujuannya agar tidak terjadi inden yang terlalu lama bagi konsumen sehingga mobil bisa tiba sebelum lebaran.

Sementara itu, Branch Manager Auto 2000 Tanjung Api-Api (TAA) Palembang, Yagimin menjelaskan Toyota pun tidak mau kalah untuk mempersiapkan mobil LCGC-nya untuk kebutuhan masyarakat jelang lebaran. Sejak peluncurannya tahun lalu, Agya sudah dipesan hingga 800 unit di wilayah Sumsel.

“Jelang lebaran, kami memprediksi ada peningkatan pembelian hingga 10 persen,” kata Yagimin.

Keoptimisan ini timbul lantaran makin besarnya pasar yakni pemilik mobil pertama dan juga pembeli mobil ke dua maupun ketiga. “Melihat hal ini, Toyota melakukan peningkatan produksi pada mobil ini lantaran banyaknya permintaan dan sudah dipilihnya Indonesia menjadi base produksi,” tutupnya.

TEKS    : AMINUDDIN

EDITOR  : ROMI MARADONA

 




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com