DP2K Panen 8. 000 Ekor Ikan Patin

Walikota Palembang H Romi Herton bersama kepala dinas DP2K Palembang, Ir H Harrey Hadi saat memanen ikan patin

Walikota Palembang H Romi Herton bersama kepala dinas DP2K Palembang, Ir H Harrey Hadi saat memanen ikan patin


PALEMBANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, melalui Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (DP2K) Palembang melakukan panen ikan patin sebanyak 8.000 ekor.

“Ini salah satu langkah kami untuk memberi contoh, bahwasanya sektor perikanan bisa menghasilkan rupiah yang cukup besar, ini merupakan panen perdana kami,”ungkap kepala Dinas DP2K Palembang Ir H Harrey Hadi, usai acara panen perdana demplot ikan patin, dalam mendukung Kota Palembang sebagai daerah industrialisasi patin Palembang. Di halaman kantor DP2K, Jum’at (30/5).

Menurut Harrey, masyarakat bisa meniru apa yang dilakukan DP2K, yakni dengan cara memanfaatkan pekarangan rumah mereka dengan membuat pekarangan ikan patin. Hasilnya bukan hanya untuk dikonsumsi, lebih dari itu bisa juga dijual serta untuk peningkatan pasokan ikan di Kota ini.

“Ikan patin menjadi salah satu primadona masyarakat Kota Palembang untuk diolah menjadi berbagai hidangan lezat, sekaligus sebagai penghasilan bagi mereka,”katanya.

Harrey menyebut, kedepannya pihaknya akan lebih menggalakkan budidaya ikan kepada masyarakat dengan cara memberikan bibit ikan kepada warga Metropolis.

“Kita mempunyai 5 lokasi tempat pembibitan ikan, Insya Allah kedepannya kita bisa menjadi daerah penghasil ikan di Indonesia,”ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota H Romi Herton mengatakan, langkah yang dilakukan DP2K itu sangat positif. Apalagi dengan menggalakkan masyarakat mengkonsumsi ikan. “Mengkonsumsi ikan hendaknya menjadi pilihan masyarakat, karena itu, Pemkot Palembang berupaya optimal meningkatkan pasokan ikan, dan dirumah-rumah warga untuk membuat pekarangan,”ujarnya.

Menurutnya, saat ini tingkat konsumsi ikan masyarakat Kota Palembang tergolong tinggi, panen ikan kali ini menjadi bukti betapa mudahnya membudidayakan ikan di kolam-kolam dekat Sungai Musi.

“Karena itu, kami mendorong bukan hanya gemar memakan ikan, tetapi warga juga mengoptimalisasi pekarangan untuk membudidayakan ikan, minimal untuk memenuhi konsumsi keluarga,”tukasnya.

 

TEKS    : ALAM TRIE

EDITOR   : ROMI MARADONA




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *