Jalan Provinsi Terancam Putus

Jalan provinsi penghubung Kabupaten Empat Lawang - Kota Pagaralam, terancam putus akibat amblas, sekitar 15 meter di Desa Batupanceh, Kecamatan Tebing Tinggi.

Jalan provinsi penghubung Kabupaten Empat Lawang – Kota Pagaralam, terancam putus akibat amblas, sekitar 15 meter di Desa Batupanceh, Kecamatan Tebing Tinggi.

EMPAT LAWANG – Jalan provinsi penghubung Kabupaten Empat Lawang – Kota Pagaralam, terancam putus akibat amblas, sekitar 15 meter di Desa Batupanceh, Kecamatan Tebing Tinggi. Pantauan Kabar Sumatera, Selasa (27/5), pada titik amblas, badan jalan hanya bisa dilintasi satu jalur kendaraan, sebagian sudah turun sedalam lebih kurang 75 centimeter dan panjang sekitar 15 meter.

Amblasnya badan jalan provinsi itu, diduga terjadi beberapa bulan terakhir, karena pada titik patahan dan retakan aspal sudah ditumbuhi rumput. Adapun penyebab amblas, akibat longsor pada tanah penahan setelah tergerus arus deras Sungai Musi.

Selain itu, juga karena kendaraan melintas dengan tonase melebihi kapasitas.  Maklum saja, hampir sepanjang jalan provinsi, berada di tepi Sungai Musi, bukit dan jurang terjal.  “Kalau dibiarkan bisa putus, kerusakan jalan ini sudah hampir tiga bulan tetapi belum ada upaya perbaikan,” sesal Ibrahim (42), sopir truk dari Kecamatan Pendopo, yang dibincangi Kabar Sumatera, kemarin.

Kerusakan jalan tersebut terang Ibrahim, membuat badan jalan hanya satu jalur yang bisa dilintasi. Kondisi itu juga menurutnya, membuat kawasan tersebut rawan kecelakaan. Tidak sedikit kendaraaan nyaris terbalik, ketika melintasi kerusakan jalan tersebut. Ditambah lagi kondisi sekitar kerusakan itu sepi, hingga bisa saja dimanfaatkan oknum pelaku kejahatan. “Jika melintas di malam hari sangat bahaya, sebab kendaraan tergelincir bisa masuk ke Sungai Musi,” jelas Ibrahim.

Senada dikatakan Rozi (38), warga Empat Lawang lainnya. Menurutnya kerusakan jalan provinsi, ada belasan titik disepanjang Kecamatan Tebing Tinggi hingga ke Pendopo. Memang menurutnya, perlu adanya perbaikan maksimal, tidak hanya seperti sekarang yang dilakukan tambal sulam saja. “Kalau perbaikan hanya tambal sulam, percuma. Sebab baru beberapa bulan diperbaiki, sudah rusak kembali. Padahal ini akses penting masyarakat,” keluhnya.

Kepala Desa (Kades) Batupanceh, Sukaheri ketika dikonfirmasi, tak menampik kerusakan badan jalan provinsi di desanya sudah lama terjadi. Meskipun pernah dilakukan perbaikan tetapi terangnya, kembali amblas akibat tanah penahan tergerus Sungai Musi.

Selain itu sebutnya, genangan air di badan jalan sering terjadi saat hujan. Sebab di jalan tersebut, tidak ada saluran pembuangan air limbah atau siring.  Sukaheri menambahkan, sebagian besar jalan provinsi di desanya, berada ditepi sungai dan perbukitan.

“Sudah lama amblas itu. Pernah diperbaiki rusak lagi, malah amblasnya lebih parah,” jelas Sukaheri seraya menambahkan, amblasnya jalan  tersebut berpotensi bahaya bagi pengendara yang melintas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga (BM) Empat Lawang, H Fauzi yang dikonfirmasi melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Hamsapari meminta kepada masyarakat Empat Lawang, bersabar untuk perbaikan jalan provinsi tersebut.

“Kita sudah menyurati Dinas PU BM Sumsel. Sudah beberapa kali pula, kerusakannya diperbaiki. Karenanya kita minta masyarakat bersabar, apalagi kerusakan ini murni karena faktor alam,” tukasnya.

 

TEKS           : SAUKANI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *