3.334 Kotak Suara Disiapkan Untuk Pelaksanaan Pilpres

Ilst. Kotak Suara

Ilst. Kotak Suara

PALEMBANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang, tengah menyiapkan kotak dan bilik suara untuk Pemilihan Presiden (Pilpres), Juli mendatang. Komisioner KPU Kota Palembang Divisi Logistik, Rudi Pangaribuan, memastikan bilik dan kotak suara yang dimiliki mencukupi untuk memenuhi kebutuhan Pilpres.

Rudi menyebut, Sekretariat KPU Kota Palembang saat ini tengah mengosongkan kotak suara. Kotak suara yang dikosongkan  tersebut, adalah kotak suara yang dipakai saat Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Sumsel dan Kota Palembang beberapa waktu lalu.

“Kita akan memakai kotak suara, yang dipakai saat Pemilukada Sumsel dan Kota Palembang beberapa waktu lalu. Jumlahnya mencukupi, karena ada 3.334 kotak. Sementara jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Palembang, kemungkinan mencapai 2.864 TPS,” terang Rudi saat dibincangi, Rabu (21/5).

Bagaimana dengan logistik yang lain, seperti surat suara, form C, D dan lainnya ? Rudi menyebut, kebutuhan logistik itu akan dipasok oleh KPU RI. Sementara untuk amplop dan lainnya, kemungkinan dipasok oleh KPU Sumsel.

KPU Palembang tegasnya, tidak melakukan pengadaan untuk kebutuhan logistik. Walau pun begitu, KPU Palembang tetap mendapatkan alokasi anggaran untuk pelaksanaan Pilpres. Pagunya mencapai Rp 2,584 miliar. Dana tersebut beber Rudi, dipakai untuk penyortiran, pelipatan dan packing surat suara.  “Kemudian untuk pengamanan kegiatan logistik dari awal dan akhir,” jelas Rudi.

Sementara untuk honor penyelenggara Pemilu seperti honor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS), anggarannya diambil dari anggaran pelaksanaan Pemilu yang menyatu dengan Pileg dengan anggaran sebesar Rp 53 miliar.

“Anggaran tersebut, sudah disediakan untuk honor bagi penyelenggaraan Pileg, Pilpres putaran satu dan Pilpres putaran dua. Namun melihat hanya ada dua pasangan capres-cawapres, dipastikan anggaran untuk Pilpres putaran kedua tidak akan terpakai,” tegasnya.

Sementara itu Komisioner KPU Kota Palembang, Syarifuddin menambahkan, KPU Kota Palembang sudah menyelesaikan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) untuk Pilpres.

Jumlah pemilih yang terdaftar dalam DPSHP tersebut sebanyak 1.147.390 orang pemilih atau bertambah jika dibandingkan dengan jumlah pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pileg, 9 April lalu yang mencapai 1.119.680 pemilih. “Namun jumlah pemilih ini, masih bisa berubah karena akan dilakukan perbaikan,” ucapnya.

Sedangkan untuk TPS bebernya, KPU Kota Palembang telah menyelesaikan perampingan TPS. Hasilnya, TPS di Palembang untuk Pilpres sebanyak 2.864 TPS, sementara saat Pileg lalu ada 3.394 TPS.

“Kemungkinan bisa menyusut lagi, karena prosesnya masih jalan ditingkat bawah. Perampingan TPS ini dilakukan dengan cara jumlah TPS saat Pemilukada Kota Palembang dan Sumsel lalu ditambah dua TPS perkelurahan,” tukasnya.

 

TEKS           : ARDHY FITRIANSYAH (MG)

EDITOR         : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *