Tebus Obat Anak, Sahri Nekat Curi HP

PALEMBANG – Berdalih demi sang buah hati yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit karena menderita penyakit demam berdarah (DBD) dan membutuhkan uang untuk menebus obat seharga Rp 135 ribu, Sahri (26), nekat mencuri handphone (Hp) merek Nexian milik Bobi (25), yang tidak lain adalah temannya sendiri.

Namun akibat ulah tersangka yang tinggal di Mariana Pal 7 Duren Hijau Kecamatan Banyuasin I Kabupaten Banyuasin itu, bukannya malah berhasil menebus obat untuk sang buah hati, namun dirinya harus mendekam di sel tahanan Polsekta Ilir Timur (IT ) II Palembang setelah berhasil ditangkap oleh korban.

Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada hari Rabu (7/5/2014) sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu pagi, tersangka yang sedang berada di rumahnya mendapat telephone dari istrinya yang sedang di rumah sakit untuk datang menebus obat.

Karena tidak ada uang, tersangka akhirnya memutuskan untuk pergi ke rumah Bobi di Jalan Sultan Syahrir, Lorong Anggrek, Kelurahan 5 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II Palembang, untuk meminjam uang.

Namun saat tiba di rumah korban, tersangka mendapati temannya tidak di rumah hanya saja ada anaknya. Saat itu, tersangka melihat Hp yang terkapar di atas meja. Karena butuh uang, melihat Hp itu, muncul di pikiran korban untuk mengambilnya.

Setelah berhasil mengambil Hp itu, tersangka langsung kabur dan menjualnya kepada orang tidak dikenal seharga Rp 50 ribu saat berada di warung pinggir jalan di kawasan Mariana.

Merasa aksinya tidak diketahui korban, pada Kamis (8/45/2014) sekitar pukul 11.00 WIB. Tersangka kembali bermaksud hati menemui korban untuk meminjam motor yang akan digunakan untuk mengurus surat-surat keperluan anak. Namun naas, ternyata saat beraksi aksinya ada yang mengetahui sehingga langsung melaporkan kejadian itu kepada korban.

Seketika korban yang melihat tersangka langsung menangkap dan membawanya ke Polsekta IT II Palembang. Karena merasa bersalah, akhirnya tersangka menurti keinginan korban.

Di hadapan polisi yang memeriksanya, tersangka mengakui semua apa yang telah ia lakukan, namun itu semua karena terdesak untuk keperluan anaknya.

“Saya tidak ada niat untuk mencuri pak, saya hanya tersedak untuk biaya penggobatan anak yang baru berusia enam bulan dan butuh uang untuk menebus obat,” ungkap bapak benak satu tersebut, Kamis (8/5/2014).

Ia juga menuturkan, saat ini anaknya sedang menjalani perawatan di RSMH dan istrinya belum tahu, kalau dirinya telah diamankan polisi karena kasus tersebut.

“Saya hanya bekerja sebagai pengurus kebon milik orang, jadi hasilnya tidak seberapa. Makannya saya bingung harus bagaimana,” tuturnya.

Kapolsekta IT II Palembang, Kompol Yoga Baskara Jaya melalui Wakapolsekta AKP Rachmat S Pakpahan menjelaskan, tersangka diamankan lantaran telah mengambil Hp milik temannya sendiri. “Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka akan kita jerat pasal 363 KUHP,” tukasnya.

Teks  : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah

Misteri Kematian Ruhanah Terungkap




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com