Palembang Siaga MERS-CoV

Ilustrasi | Ist

Ilustrasi | Ist

PALEMBANG – Ditemukannya sejumlah kasus Middle East Respitory Syndrome Corona (MERS-CoV) di wilayah Indonesia, membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, waspada. Dinas Kesehatan (Dinkes), akan mengeluarkan surat edaran terkait penyebaran virus tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Masalah Kesehatan, Dinkes Palembang, Afrimelda mengatakan, MERS-CoV merupakan salah satu jenis virus, yang menyerang organ pernafasan manusia.

Menurutnya, virus ini merupakan jenis penyakit saluran pernafasan yang bisa mengakibatkan kematian. Virus ini pertama kali, ditemukan di Arab Saudi pada September 2012 lalu. “ Di Palembang, sebelumnya kami mendapatkan laporan ada dua warga di Sematang Borang yang terserang virus tersebut. Namun, setelah kami periksa lebih lanjut, ternyata negatif, dua warga itu hanya demam biasa,” kata Afrimelda, Kamis (8/5).

Walaupun demikian, sambungnya, Dinkes tetap harus melakukan langkah antisipasi terkait pencegahan virus tersebut. Seperti memberikan surat edaran ke seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan layanan kesehatan lainnya.

“Puskesmas juga diminta untuk melakukan penguatan logistik, seperti menyiagakan obat anti pirentik misalnya paracetamol serta melakukan koordinasi ke seluruh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) yang ada di Kota Palembang,” ujarnya.

Menurutnya, hal tersebut dilakukan agar para jamaah calon haji (CJH) dan umrah mengetahui virus tersebut, sehingga bisa mengatisipasi. Karena penyebab Mers-Cov ini, memang berasal dari negara Timur Tengah. “Kami menawarkan kepada KBIH, untuk memberikan penyuluhan dan konseling kesehatan bagi para jamaah. Khususnya terkait pencegahan penyakit Mers-cov,” bebernya.

Afrimleda menyebutkan, pada umumnya semua orang bisa terserang virus tersebut. Karenanya dihimbau dapat meningkatkan imunitas. Seperti mengkonsumsi banyak vitamin A dan B serta protein. Penderita juga dihimbau untuk istirahat yang cukup.

“Virus ini, sangat mudah menyerang seseorang dengan kondisi tubuh dengan daya tahan yang lemah. Sebab itu imunitas harus ditingkatkan, dan tak kalah pentingnya salah satu upaya pencegahan virus ini dengan membiasakan hidup bersih dengan mencuci tangan dengan sabun setiap kali usai beraktifitas serta menggunakan masker,” ujarnya.

Ia menerangkan, ada tiga golongan yang rentan yang mudah terserang virus ini yakni anak berusia dibawah 12 tahun, usia lanjut (lansia) dan usia produktif yang disertai dengan penyakit lain.

Sedangkan ciri-ciri orang yang terserang penyakit Mers-Cov seperti deman hingga 38 derajat, sesak nafas, batuk dan flu serta tanda-tanda pneumonia (penyakit paru-paru). “Virus ini memang harus diwaspadai. Namun tidak untuk ditakuti, secara berlebihan. Yang pasti seseorang yang terkena virus akan lebih mudah terserang berbagai penyakit lain,” tukasnya.

 

TEKS           : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR          : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *