Vila dan Hotel Wisata Akan Ditutup

ilustrasi villa

ilustrasi villa

PAGARALAM – Keberadaan Vila dan Hotel Wisata Gunung Gare dalam waktu dekat ini akan ditutup. Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata setempat, H. Ibnu Hajar SE melalui Kabid Pariwisata Muhammad Brilian, kemarin (1/5/2014).

Menurut Brilian, penutupan itu bukan penutupan permanen melainkan karena akan ada renovasi menyeluruh terhadap hotel dan villa yang ada. Mengingat di beberapa bagian aset pendukung wisata di Pagaralam itu banyak mengalami kerusakan serius.

“Rencananya memang ada perbaikan yang harus dilakukan, mengingat kondisi yang ada mulai dari fisik bangunan maupun peralatan pendukung di dalamnya dinilai sudah tak berfungsi dengan baik,” kata Brilian.

Lanjutnya, selama ini pengelolaan hotel dilakukan oleh pihak ketiga yang ditunjuk oleh pemerintah kota. Namun, untuk sementara ini pengelolaan diambil alih Pemkot dalam hal ini Dinas Pariwisata.

“Untuk ke depan belum diputuskan apakah akan diambil alih seterusnya atau ditenderkan pada pihak ketiga,” ujarnya.

Sementara mengenai penutupan itu kata Brilian, saat ini sedang dalam proses lelang untuk menunjuk pelaksana perbaikan. Setelah itu semua pelayanan baik hotel maupun villa yang ada akan dihentikan. Masa penutupan itu diprediksi akan memakan waktu empat sampai enam bulan.

“Terkait pelaksanaan pekerjaan, untuk sementara wisatawan dapat memilih penginapan lain,” jelasnya seraya berujar sebagai daerah tujuan utama wisata di Sumatera Selatan memang sudah sepatutnya unsur pendukung baik struktur maupun infrastruktur harus diperbaiki.

Di samping renovasi vila dan hotel, ada beberapa aset pariwisata yang akan ditata ulang dan dikembangkan. Diakuinya banyak aset pariwisata terbengkalai dan terkesan tidak terurus, bahkan ada fasilitasnya sudah rusak total.

“Sejumlah aset wisata yang rusak, diupayakan tahun ini pula dapat mulai digarap dan dibahas untuk dianggarkan. Semoga saja anggaran pariwisata untuk tahun ini dapat dipertimbangkan untuk ditambah dalam pembahasan anggaran bersama di dewan,” tambahnya.

 

Teks     : ANTONI STEFEN

Editor    : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *