Kemas Agung Jabodetabek Kecewa

KAYUAGUNG – Ratusan warga yang tergabung dalam Kecaroman Morgesiwe Kayuagung  (Kemas Agung) area Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) kecewa karena mereka mengaku minim perhatian dari Pemkab OKI.

Selain mengaku kurang diperhatikan pemerintah, paguyuban ini juga terlantar saat diundang menghadiri Pagelaran Seni Budaya, Seni dan Lagu khas Kabupaten OKI yang dilaksanakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) OKI di Anjungan Sumsel TMII Jakarta, Minggu (20/4/2014) lalu.

Drs Syakrowi Zen SH selaku Ketua Umum DPP Kemas Agung DKI Jakarta kemarin mengatakan, kekecewaan mereka kian memuncak karena pagelaran tersebut tidak dihadiri langsung Bupati OKI Iskandar SE dan Menko Bidang Perekonomian RI Ir Hatta Rajasa. Pejabat yang hadir hanya Wabup OKI M Rifa’i SE dan beberapa Kepala SKPD di jajaran Pemkab OKI.

“Pagelaran ini untuk kali pertama digelar pada pemerintahan Bupati OKI yang dipimpin Pak Iskandar SE, tapi Pak Bupati OKI yang mengundang kami justru tidak hadir di sana. Kemas Agung se-Jabodetabek kecewa, karena yang mengundang kami justru tidak hadir di sana,”katanya.

Dirinya mengemukakan, pagelaran yang dilaksanakan Disbudpar OKI di TMII Jakarta seharusnya wajib dihadiri langsung Bupati OKI karena merupakan saat yang tepat untuk bertatap muka dengan masyarakat OKI perantau.

Selain itu katanya, warga yang tergabung dalam Kemas Agung se-Jabodetabek juga terlantar saat berada di TMII Jakarta. Penyebabnya, undangan yang mereka terima yakni acara dimulai pukul 09 00 WIB namun baru terlaksana pukul 14 00 WIB.

“Warga sudah datang jauh-jauh dari berbagai daerah di Jabodetabek, mereka terlantar. Panitia tidak menyediakan konsumsi apapun, air minum saja tidak ada apalagi snack dan makan siang. Padahal ini acara besar dan menggunakan anggaran yang besar pula,”sambung dia.

Kegiatan yang dilaksanan tersebut juga dinilai, sangat jauh tempatnya. Padahal masih banyak tempak di OKI untuk pelaksanaan pergelaran seni budaya. Namun pihak Dinas Pariwisata melaksanakannya di Jakarta.

Kepala Disbudpar OKI Drs Ishak Idrus dikonfirmasi mengatakan, pagelaran seni yang dilaksanakan pihaknya di TMII Jakarta sebagai bentuk partisipasi karena Pemkab OKI diundang untuk mengisi stan Anjungan Sumsel di TMII Jakarta dalam rangka HUT TMII Jakarta pada hari Minggu 20 April lalu.

“Memang kami tidak menyediakan makan siang bagi mereka, karena anggarannya sangat minim, sekitar Rp 60 juta. Tapi di sana kami membagikan empek-empek dan buah pisang bagi tamu yang datang ke stan kami di Ajungan Sumsel TMII,”katanya.

 

Teks     : DONI AFRIANSYAH

Editor    : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *