Jelang Pemilu Harga Sembako Stabil

PALEMBANG – Pemilu Legislatif (pileg) 2014 yang digelar pada 9 April mendatang belum membawa dampak pada harga kebutuhan pokok atau sembako. Dari hasil pantauan Kabar Sumatera, harga di beberapa pasar di Palembang cenderung stabil. Mulai harga sembako, pakaian maupun yang lainnya masih memiliki harga jual yang normal.

Menurut Aina, Pedagang Sembako di Pasar KM 5 mengatakan, harga sayur masih stabil. “Saya rasa pemilihan umum itu tidak berpengaruh apa-apa terhadap kebutuhan,” ungkapnya.

Menurutnya, hanya saja harga ayam potong mengalami kenaikan seribu rupiah yang awalnya Rp 25 ribu menjadi Rp 26 ribu. Untuk harga cabai keriting Rp 12 ribu/kilogramnya. Harga bawang putih Rp 8.500,00/kilogram, dan tomat per kilogram hanya Rp 3.500,00.

“Untuk harga tomat dan cabai terbilang stabil. Menjelang pemilu ini tidak ada kenaikan,” katanya, Senin (7/4).

Hal senada disampaikan oleh, Anik salah satu pedagang di Pasar Cinde. Menurutnya, harga kebutuhan bahan pokok tidak terpengaruh. Harga beras harganya masih berkisar antara Rp 7-8.500 per kilogramnya. Gula pasir Rp 9.200,00/kilogram, dan minyak goreng kemasan Rp 12 ribu per liternya.

Sedang Erni Pedagang Sembako di Pasar Cinde juga mengungkapkan, jelang pemilihan umum (pemilu) harga-harga bahan kebutuhan pokok (sembako) di pasar tradisional stabil. Hal ini karena pasokan ke pasar cenderung lancar dan tidak mengalami pengurangan.

“Pemilu ini sih idak bepengaruh, malah ada beberapa barang yang harganya turun,” ujarnya.

Erni menjelaskan, stabilnya harga sembako karena sudah ada kenaikan harga sejak beberapa bulan lalu, sehingga jelang pemilu seperti saat ini harga-harga bahan kebutuhan pokok tidak kembali naik.

Namun menurut dia, yang ditakutkan adalah lonjakan harga setelah pemilu. Hal ini terjadi pada pemilu-pemilu sebelumnya. “Yang saya takut setelah pemilu baru pada naik harganya, biasanya seperti itu. Pemilu-pemilu yang lalu kan seperti itu. Rata-rata bisa naik sampai 5 persen. Tapi itu juga tergantung nanti siapa presidennya,” jelasnya.

TEKS    : AMINUDDIN
EDITOR   : ROMI MARADONA




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *