Pemkab Deadline PT Techwin Tiga Hari

Warga menunjukkan bukti limbah yang masih menggenangi Sungai Setuntung.

Warga menunjukkan bukti limbah yang masih menggenangi Sungai Setuntung.

– Bersihkan Limbah

PALI – Belum adanya tindakan dari PT ARMI, selaku pihak yang dipercaya PT Techwin Benakat Timur (PT TBT), untuk menanggulangi tumpahan limbah di lokasi Sumur BKT 52, Desa Sukamaju, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, membuat Pemerintah Kabupaten PALI memberi batas waktu hingga tiga hari kedepan untuk segera membersikan limbah minyak yang mengenangi sungai  yang mengancam kesehatan warga.

Hal tersebut, diungkapkan Assisten II Pemkab PALI, Burdani Akil, dihadapan perwakilan PT TBT dan PT ARMI, saat melakukan peninjauan lokasi BKT 52, Rabu (2/4).

“Limbah ini harus dikerjakan hari ini, tidak ada toleransi lagi. Kita beri waktu tiga hari untuk pihak terkait membersihkan semua limbah tersebut,” ujarnya.

Kepala Desa (Kades), Sukamaju, Mustika mengatakan, limbah minyak tersebut sejak menggenangi perkebunan dan mencemari sungai pada 23 November lalu hingga saat ini belum pernah dilakukan pembersihan secara menyeluru. Namun, limbah sendiri hanya sekedar ditimbun tanah.

“Limbah minyak ini sudah menggenangi kebun dan mencemari sungai. Sangat disayangkan tumpahan minyak ini, tidak segera ditanggulangi pihak perusahan, sehingga kita sebagai masyarakat sangat dirugikan dengan adanya limbah yang tidak dibersihkan sejak empat bulan lalu,” ungkapnya, Kamis (3/4).

Dirinya berharap, pihak-pihak yang berkompeten untuk bisa bertanggung jawab atas melubernya tumpahan minyak ini. Terutama, dalam membersihkan limbah minyak yang berada di aliran sungai warga, untuk secepatnya bisa divacum dan dibuang.

“Limbah yang telah mencemari kebun, dipastikan tidak bisa ditanggulangi. Karena, tanaman yang ada di dalam kebun sendiri sudah mati semua, dan tanah kebun juga butuh waktu lama, untuk bisa dimamfaatkan lagi. Lalu, aliran sungai kita tetap saja tercemar dan aliran air tidak bisa kita mamfaatkan secara maksimal,” pungkasnya.

 

Teks : Indra Setia Haris

Editor : Junaedi Abdillah

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *