2,5 Kg Ganja Asal Aceh Diamankan

Barang Bukti Ganja yang disita petugas Subdit II Derektorat Narkoba Polda sumsel

Barang Bukti Ganja yang disita petugas Subdit II Derektorat Narkoba Polda sumsel

PALEMBANG – Direktorat Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Narkoba Kepolisia Daerah (Polda) Sumatera Selatan, mengamankan 2,5 Kilogram ganja asal Propinsi Aceh, berikut dua orang tersangkanya.

Taufik (39), warga  Lorong Famili Setia dan Ibrahim (37), warga Jalan KH Azhari, Lorong Ayam, Kelurahan 9/10 Ulu, RT 25 berhasil dibekuk tim Unit II, Subdit II Derektorat Narkoba Polda sumsel di di Jalan A Yani, Lorong Sejahtera, Kelurahan Tanga Takat, Kecamatan Sebrang Ulu II Palembang, Minggu (22/3) sekitar pukul 15.00 WIB.

Keduanya dibekuk lantaran menjadi bandar dan kurir  ganja di sekitar tempat tinggalnya, saat di bekuk berhasil diamankan ganja seberat 1,5 kg dari tanggal Ibrahim dan 1 kg ganja dari tanggan Topik, sehingga jumlah seluruhnya menyapai  2,5 Kg.

Penangkapan pelaku berawal dari informasi masyarakat yang memberikan informasi tentang adanya jual beli ganja yang dilakukan oleh kedua pelaku di sekitar tempat tinggalnya.

Mendapat informasi tersebut Derektorat Narkoba Polda sumsel, melalui Unit III Subdit II, Komisaris Polisi (Kompol) Gunandi dan AJun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Minal Alkharhi langsung melakukan penyelidikan.

Alhasil berhasil diamankan kedua pelaku yang sebelumya petugas melakukan unddecover terhadap Ibrahim, saat Ibrahim terpancing dengan petugas akhirya petugas melakukan penyergapan saat dirinya hendak mengantar ganja kepada petugas berpura-pura memesan ganja.

Saat Ibrahim berhasil diamankan, dari nyanyian Ibrahim petugas melakukan penyelidikan, tak pelak petugas lagi-lagi berhasil megamankan bandar atas nama Taufik daat sedang mengendarai sepedamotor hendak menemui Ibrahim di Jalan A Yani, Lorong Sejahtera, Kelurahan Tangga Takat.

Dihadapan petugas Ibrahim megatakan bahwa dirinya hanya di suruh oleh Tofik. “Saya cuma disuruh oleh Tofik suruh ngantar ganja itu, karena sudah sering aku nolakya saat itu saya mau untuk ngantar, saya di kasih upah Rp 100 ribu saat itu,” kata Ibrahim, Selasa (25/3), kemarin.

Sementara itu, Topik yang merupakan bandar megatakan jiga ganja itu dia dapatkan dari Khasyim warga Lampung. “Saya beli ganja itu dari Khasyim sebanyak 20 kg dan sisanya tinggal 2,3 kg, semuanya saya jual di daerah palembang,” kata Hasyim

Sementara itu Direktur Narkoba Polda Sumsel, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Dedy Prasetyo, melalui Kasubdit II AKBP Minal Alkharhi, mengatakan ganja yang berhasil diamankan berasal dari Propinsi Aceh.

“Dua pelaku berhasil kami tangkap, pelaku dan Barang Bukti sudah kami amankan, saat diatangkap barang bukti 2,5 kg ganja berhasil kami temukan didalam dalam jok sepeda motor Topik,” kata Dedy.

Lanjutnya guna mempertanggung jawabkan perbuatanya keduanya dijerat pasal Pasal 111 ayat 1 KUHP dengan ancaman paling lama 20 tahun penjara.

 

Teks  : Oscar Ryzal

Editor  : Junaedi Abdillah

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *