Panwaslu Belum Temukan Pelanggaran Kampanye

PAGARALAM – Sesuai dengan tahapan yang diberlakukan, jadwal kampanye terbuka sudah dimulai sejak Minggu (16/3) kemarin. Sementara sejauh ini Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Pagaralam belum mencatat adanya pelanggaran dari para peserta kampanye. Demikian disampaikan Divisi Penindakan dan Pengawasan Panwaslu Kota Pagaralam Sahlan SH, saat dihubungi Rabu (19/3).

Menurutnya, belum adanya temuan pelanggaran tersebut disebabkan parpol atau caleg tidak menggunakan kampanye akbar.

“Seperti yang dijadwalkan, PKS merupakan peserta pertama, akan tetapi tidak menggunakan jadwal kampanye tersebut. Kemudian diikuti partai lain seperti PDIP, Demokrat dan Gerindra,” terangnya.

Begitu pula dengan hari ketiga dan ke empat yang di jadwal adalah giliran Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Bulan Bintang (PBB) sesuai dengan laporan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) pun tak ada parpol yang melaksanakan kampanye akbar.

“Walaupun jadwal kampanye tak diambil oleh parpol maupun caleg, tapi tetap dituangkan dalam berita acara sebagai bahan pelaporan,” jelasnya.

Ia mengimbau, kepada Panwascam yanga ada agar tetap melakukan pengawasan di lapangan meskipun tak ada kegiatan kampanye.

“Jangan sampai ada parpol bergerak dengan cara lain dengan alasan tidak melakukan kampanye terbuka, seperti money politic (bagi-bagi uang) ataupun sembako,” tegasnya.

Terpisah, Ketua Panwascam Pagaralam Utara Yudian Syafrol menambahkan, memang hingga hari ketiga jadwal kampaye pihaknya belum mencatat adanya pelanggaran yang dilakukan parpol.

“Meski begitu, kita tetap melakukan pantauan ke lapangan guna mengawasi pergerakan caleg maupun parpol,” ujarnya singkat.

Pantauan di lapangan, sejumlah partai berikut para calegnya lebih memilih dialog dan pendekatan langsung, seperti Ruliansyah Caleg Dapil 2 Pagaralam Selatan dari Partai Gerindra Kota Pagaralam. Ia mengatakan, sejauh ini pihaknya lebih mengutamakan efektivitas dan efisiensi dari pada mengerahkan massa.

“Saat ini kita lebih memilih pendekatan langsung ke masyarakat agar apa yang menjadi visi misi kita kedepan dapat diterapkan,” janjinya.

Termasuk Wakil Ketua DPD Partai Amanat Nasional, Erwan AR mengatakan, untuk putaran pertama pihaknya lebih memilih koordinasi ke seluruh caleg.

“Dari koordinasi itu nanti akan diketahui apakah akan dilakukan kampanye terbuka atau tidak,” katanya singkat.

 

TEKS  : ANTONI STEFEN

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL

Panwaslu Belum Temukan Pelanggaran Kampanye

 

PAGARALAM KS

Sesuai dengan tahapan yang diberlakukan, jadwal kampanye terbuka sudah dimulai sejak Minggu (16/3) kemarin. Sementara sejauh ini Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Pagaralam belum mencatat adanya pelanggaran dari para peserta kampanye. Demikian disampaikan Divisi Penindakan dan Pengawasan Panwaslu Kota Pagaralam Sahlan SH, saat dihubungi Rabu (19/3).

  

Menurutnya, belum adanya temuan pelanggaran tersebut disebabkan parpol atau caleg tidak menggunakan kampanye akbar.

 

 

“Seperti yang dijadwalkan, PKS merupakan peserta pertama, akan tetapi tidak menggunakan jadwal kampanye tersebut. Kemudian diikuti partai lain seperti PDIP, Demokrat dan Gerindra,” terangnya.

  

Begitu pula dengan hari ketiga dan ke empat yang di jadwal adalah giliran Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Bulan Bintang (PBB) sesuai dengan laporan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) pun tak ada parpol yang melaksanakan kampanye akbar.

  

“Walaupun jadwal kampanye tak diambil oleh parpol maupun caleg, tapi tetap dituangkan dalam berita acara sebagai bahan pelaporan,” jelasnya.

  

Ia mengimbau, kepada Panwascam yanga ada agar tetap melakukan pengawasan di lapangan meskipun tak ada kegiatan kampanye.

  

“Jangan sampai ada parpol bergerak dengan cara lain dengan alasan tidak melakukan kampanye terbuka, seperti money politic (bagi-bagi uang) ataupun sembako,” tegasnya.

  

Terpisah, Ketua Panwascam Pagaralam Utara Yudian Syafrol menambahkan, memang hingga hari ketiga jadwal kampaye pihaknya belum mencatat adanya pelanggaran yang dilakukan parpol.

  

“Meski begitu, kita tetap melakukan pantauan ke lapangan guna mengawasi pergerakan caleg maupun parpol,” ujarnya singkat.

  

Pantauan di lapangan, sejumlah partai berikut para calegnya lebih memilih dialog dan pendekatan langsung, seperti Ruliansyah Caleg Dapil 2 Pagaralam Selatan dari Partai Gerindra Kota Pagaralam. Ia mengatakan, sejauh ini pihaknya lebih mengutamakan efektivitas dan efisiensi dari pada mengerahkan massa.

  

“Saat ini kita lebih memilih pendekatan langsung ke masyarakat agar apa yang menjadi visi misi kita kedepan dapat diterapkan,” janjinya.

  

Termasuk Wakil Ketua DPD Partai Amanat Nasional, Erwan AR mengatakan, untuk putaran pertama pihaknya lebih memilih koordinasi ke seluruh caleg.

  

“Dari koordinasi itu nanti akan diketahui apakah akan dilakukan kampanye terbuka atau tidak,” katanya singkat.

 

TEKS:ANTONI STEFEN

EDITOR:RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *