Antar Sabu ke Polisi, Tukang Becak Diciduk

Tukang becak yang nyambi sebagai pengedar narkoba, Arpan saat berada di Dirtnarkoba Polda Sumsel

Tukang becak yang nyambi sebagai pengedar narkoba, Arpan saat berada di Dirtnarkoba Polda Sumsel

PALEMBANG – Arpan (34), warga Jalan Ahmad Yani, Lorong Kh Umar, RT 20, RW 4, Kelurahan  9/10 Ulu, Kecamatan Sebrang Ulu I Palembang, terpaksa harus menghuni sel tahanan Direktorat Narkoba Polda Sumsel, lantaran mengantar serbuk setan ke polisi.

Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang becak ini, hanya bisa menyesali perbuatannya yang melawan hukum, usai dibekuk Petugas Direktorat Narkoba Polda sumsel, Selasa (18/3) sekitar pukul 12.30 WIB.

Tersangka di bekuk lantaran menjadi pengedar narkotika jenis Sabu dan inek di sekitar kediamanya. Saat di bekuk petugas berhasil menyita barang bukti sembilan paket sabu seharga Rp 4,5 juta, 17 butir ineks Rp 3,4 juta, timbangan digital, dan plastik klip.

Penangkapan berawal berkat informasi dari masyarakat yang memberikan jika pelaku sering melakukan teransaksi narkotika. Mendapat laporan tersebut melakukan penyelidikan pimpin langsung oleh AKBP Minal Alkharhi.

Setelah dilakukan penyelidikan selama satu pekan, akhirnya tersangka berhasil ditangkap dirumahnya. Tersangka sendiri berhasil ditangkap usai anggota kepolisian melakukan penyamaran sebagai pembeli (undercover).

Dihadapan petugas tersangka mengaku jika dirinya terpaksa menjadi penjual sabu dikediamannya karena butuh biaya untuk kebutuhan keluarga. “Terpaksa saya jual sabu karena becak lagi sepi sementara, usaha istri saya sebagai penjual alat-alat tulis tidak cukup,” kata Arpan.

Sementara itu, Unit III Subdit II Direktorat Narkoba Polda Sumsel AKBP Minal Alkharhi membenarkan adanya penagkapan tersangka pengedar narkoba tersebut.

“Tersangka dan barang bukti sudah di amankan, untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, tersangka di jerat dengan Pasal 114 ayat 2 joncto 112 ayat 2, sementara Tt selaku bandar masih dalam pengejaran,” pungkas Alkhari.

 

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *