Minyak Mentah Gagal Diseludupkan

Ilustrasi | Ist

Ilustrasi | Ist

PALEMBANG – Kepolisian Air dan Udara (Pol Airud) Polda Sumatera Selatan (Sumsel), berhasil menggagalkan penyelundupan 1.700 liter bahan bakar minyak (BBM) tanpa surat izin, yang hendak dibawa ke Pulau Bangka Belitung, yang diangkut menggunakan dua truk.

Saat diamankan petugas Pol Airud Polda Sumsel, dua truk pengangkut minyak mentah itu sedang terparkir di Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Api-Api (TAA), Kecamatan Sungsang, Kabupaten Banyuasin, Jumat (14/3), sekitar pukul 13.30 WIB.

Dua truk yang di sopiri AL (37), warga Jalan Perjuangan, Pulo Gadung Permai, Blok H, No 17, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan AAL, Palembang dan SB (47), warga Komplek Griya Asri, Blok K, No 10, RT 19, RW 05, Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin itu, rencananya akan membawa minyak mentah tersebut ke Bangka.

Dari penangkapan tersebut, petugas mengamankan barang bukti dua unit mobil  truk Toyota Dyna 130 HT nomor polisi BG 8359 US warna merah dengan muatan minyak mentah sebanyak 9000 liter dan  truk Toyota Dyna 130 HT, dengan  nomor polisi BG 8888 FN warna merah dengan muatan 8000 liter.

Informasi yang dihimpun, digagalkannya penyeludupan minyak mentah tersebut berawal dari informasi yang didapatkan masyarakat, yang mengatakan sering adanya truk yang mengangkut minyak mintak melintasi Pelabuhan TAA.

Laporan itu, langsung ditindaklanjuti oleh Kasubdit Gakkum Dit Polair Polda Sumsel, AKBP Denny Haryadi yang memerintahkan anggota, untuk menyelidiki intormasi tersebut. Penyelidikan pun dipimpin oleh Kasi Lidik, Kompol Okto Iwan dan Panit I lidik, Iptu Suprawira.

Saat melakukan penyidikan, anggota Polair Polda Sumsel ini, mencurigai dua truk yang sudah terparkir di Pelabuhan TAA. Petugas yang merasa curiga langsung melakukan pemeriksaan pada dua truk Dyna 130 HT tersebut.

Alhasil ditemukan minyak mentah sebanyak 9000 liter, sementara di truk satunya didapatkan 8000 liter minyak mentah.  Minyak tersebut disimpan di tangki kotak yang terbuat dari plat besi. Pengangkutan minyak mentah ini, dilakukan tanpa dilengkapi dengan surat maupun dokumen. Sehingga dua truk yang berisikan minyak mentah itu, langsung digiring ke Mapolairud.

Direktur Polair Polda Sumsel, Kombes Pol Omat melalui Kasubdit Gakkum Direktorat Polair Polda Sumsel, AKBP Denny Haryadi yang di konfirmasi membenarkan anggotanya mengamankan 1.700 liter minyak mentah, yang diangkut menggunakan dua truk di Pelabuhan TAA dengan tujuan Bangka tersebut.

“Sopir dua truk itu, sudah kami amankan sebagai saksi karena bukan pemilik minyak mentah tersebut.  Minyak mentah itu menurut keterangan sopir truk tersebut, adalah milik A, warga Sungai Angit, Muba. Rencananya,  minyak mentah ini akan dikirim ke Bangka,” terang Denny seraya menambahkan, jika terbukti maka kedua pelaku bisa dijerat dengan pasal 53 huruf b dan d UU RI Nomor 22 tahun 2001 tentang Migas.

 

TEKS             : OSCAR RYZAL

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *