Pembuatan Akta Kelahiran Capai 100 Berkas Pehari

PALEMBANG – Pembuatan akta kelahiran di Palembang, terus meningkat. Kabid Pelayanan dan Pencatatan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Palembang, Fauziah jumlah masyarakat yang mengajukan permohonan pembuatan akta meningkat tajam.

“Paska putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengratiskan pembuatan akta kelahiran, dalam satu hari Disdukcapil menerima pembuatan akta kelahiran mencapai 100 berkas perhari,” kata Fauziah yang dihubungi, Minggu (16/3).

Menurutnya, sebelum biaya pembuatan akta kelahiran itu di gratiskan biasanya Disdukcapil hanya menerima 15 sampai 20 berkas permohonan pembuatan akta kelahiran saja perharinya.  “Dulu, pembauatan akte kelahiran gratis hanya berlaku bagi anak usia 2-60 hari, apabila lebih dari waktu yang ditentukan maka masyarakat harus membayar Rp 20 ribu untuk satu akte kelahiran. Tetapi sekarang, semuanya sudah gratis,” jelasnya.

Fauziah menerangkan, umumnya masyarakat yang mengajukan permohonan pembuatan akta kelahiran ini adalah masyarakat usia lanjut. Ada juga sambungnya, para pencari kerja dan tenaga honorer katagori dua (K2) yang lulus dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lalu.

“Umumnya para pencari kerja mengajukan pembuatan akta kelahiran ini, sebagai syarat administrasi untuk berkas lamaran kerja. Sementara honorer K2, membutuhkan akta kelahiran tersebut untuk berkas kelengkapan administrasi mereka,” ucapnya seraya menyebut  proses pembuatan akte kelahiran tersebut paling lama dua minggu.

Fauziah menghimbau masyarakat di metropolis, yang belum memiliki akta kelahiran agar segera mengurusnya. “Di Palembang, ternyata masih banyak masyarakat yang belum memiliki akta kelahiran. Buktinya, perhari kita banyak menerima permohonan untuk pembuatan akta tersebut,” ujarnya.

“Masyarakat  yang belum memiliki akta ini, kita himbau secepatnya mengurusnya untuk menghindari antrian panjang. Jangan menunggu untuk mengurusnya, apalagi sekarang tidak ada lagi biaya pembuatannya,” tukasnya.

 

TEKS               : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR           : DICKY WAHYUDI

 

 

Capai 100 Berkas Pehari

* Pembuatan Akta Kelahiran

PALEMBANG, KS

Pembuatan akta kelahiran di Palembang, terus meningkat. Kabid Pelayanan dan Pencatatan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Palembang, Fauziah jumlah masyarakat yang mengajukan permohonan pembuatan akta meningkat tajam.

“Paska putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengratiskan pembuatan akta kelahiran, dalam satu hari Disdukcapil menerima pembuatan akta kelahiran mencapai 100 berkas perhari,” kata Fauziah yang dihubungi, Minggu (16/3).

Menurutnya, sebelum biaya pembuatan akta kelahiran itu di gratiskan biasanya Disdukcapil hanya menerima 15 sampai 20 berkas permohonan pembuatan akta kelahiran saja perharinya.  “Dulu, pembauatan akte kelahiran gratis hanya berlaku bagi anak usia 2-60 hari, apabila lebih dari waktu yang ditentukan maka masyarakat harus membayar Rp 20 ribu untuk satu akte kelahiran. Tetapi sekarang, semuanya sudah gratis,” jelasnya.

Fauziah menerangkan, umumnya masyarakat yang mengajukan permohonan pembuatan akta kelahiran ini adalah masyarakat usia lanjut. Ada juga sambungnya, para pencari kerja dan tenaga honorer katagori dua (K2) yang lulus dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lalu.

“Umumnya para pencari kerja mengajukan pembuatan akta kelahiran ini, sebagai syarat administrasi untuk berkas lamaran kerja. Sementara honorer K2, membutuhkan akta kelahiran tersebut untuk berkas kelengkapan administrasi mereka,” ucapnya seraya menyebut  proses pembuatan akte kelahiran tersebut paling lama dua minggu.

Fauziah menghimbau masyarakat di metropolis, yang belum memiliki akta kelahiran agar segera mengurusnya. “Di Palembang, ternyata masih banyak masyarakat yang belum memiliki akta kelahiran. Buktinya, perhari kita banyak menerima permohonan untuk pembuatan akta tersebut,” ujarnya.

“Masyarakat  yang belum memiliki akta ini, kita himbau secepatnya mengurusnya untuk menghindari antrian panjang. Jangan menunggu untuk mengurusnya, apalagi sekarang tidak ada lagi biaya pembuatannya,” tukasnya.

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *