Manajer Security PT BA Mangkir Dari Panggilan Polres Muaraenim

MUARAENIM – Kepolisian Resort (Polres) Muaraenim, Senin (10/3), menjadwalkan pemeriksaan terhadap Manajer Security PT Bukit Asam (PT BA) Persero Tbk Tanjung Enim, Iskandar Zulkarnain, dalam pengancaman terhadap Kepala Desa (Kades) Tanjung Raja, A.Halik dan warganya, Siswanto.

Namun pemeriksaan itu batal dilakukan, karena yang bersangkutan mangkir dari panggilan penyidik Unit Pidana Umum (Pidum) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Muaraenim.

Kepala Polres Muaraenim, AKBP Mohamad Aris melalui Kasat Reskrim, AKP Eryadi Yuswanto yang ditemui di ruang kerjanya, kemarin, membenarkan kalau Iskandar belum juga datang memenuhi panggilan penyidik.

Menurut Eryadi, sampai saat ini penyidik belum mendapatkan konfirmasi dari yang bersangkutan apakah akan datang memenuhi panggilan tersebut atau tidak. “Penyidik masih menunggu Manajer Sekuriti PT BA, Iskandar Zulkarnain sebagai terlapor, untuk dimintai keterangan. Namun hingga siang ini, terlapor belum juga datang. Kita masih menunggunya, sampai pukul 00.00 WIB,” jelas Eryadi.

Eryadi menjelaskan, jika Iskandar tidak juga datang sampai batas waktu yang ditentukan maka penyidik akan melayangkan surat panggilan kedua. Untuk panggilan kedua, jaraknya tiga hari dari jadwal pemanggilan pertama.

“Jika panggilan kedua tidak juga dipenuhi, panggilan ketiga akan kita layangkan. Namun sampai panggilan ketiga tidak dipenuhi juga, maka kita akan melakukan pemanggilan paksa,” tegasnya.

Eryadi menambahkan, Polres Muaraenim akan serius menangani kasus tersebut. Dia menegaskan, pihaknya tidak akan tebang pilih dalam menegakkan hukum.  “Kita tangani secara professional, siapa pun dia jika bersalah akan kita proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT BA, Joko Pramono yang dikonfirmasi wartawan, mengaku, menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada penyidik. Terkait pemanggilan pertama yang tidak dipenuhi oleh Manajer Sekurity PT BA, Joko mengaku belum mendapatkan keterangan dari Iskandar.  “Saya belum mendapatkan konfirmasi, dari yang bersangkutan apakah ada di Muaraenim atau tidak. Namun saya akan konfirmasi persoalan ini ke GM UPTE,” ucapnya.

Sebagai informasi, sebelumnya Kades Tanjung Raja A.Halik yang datang bersama warganya, Siswanto ke kantor Manajer Sekurity PT BA, diancam oleh Iskandar Zulkarnain. Sang manajer bergaya bak koboi, dengan mengancam kedua korban menggunakan senjata api jenis airsoft gun. Bahkan pensiunan TNI itu, sempat menembakkan senpi miliknya.

 

TEKS             : SISWANTO

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *