Nopri Harus Menyusul Dua Temannya

 

MUARA ENIM – Sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan jatuh juga. Pepatah ini, mungkin yang paling tepat dialamatkan kepada Nopri alias Arman alias Frengki (22), warga Desa Simpang Tanjung, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muaraenim tersebut.

Pria yang kesehariannya bekerja sebagai buruh ini, masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kepolisian Resort (Polres) Muaraenim, karena menjadi salah satu dari tiga pelaku perampokan terhadap Muhamad Rafi (26), warga Jalan Jendral Sudirman, No 12, Kelurahan Pasar I, Muaraenim.

Informasi yang dihimpun, Nopri selama ini berhasil kabur dan menghilangkan jejaknya dari kejaran petugas usai melakukan perampokan terhadap korban pada Selasa 12 Maret 2013 pukul 21.15 WIB lalu.

Satu tahun menghilang, ternyata berhasil dibekuk. Tersangka dibekuk bukan dari tempat persembunyiannya, justru saat berada di Pasar Kalangan Desa Cinta Kasih, Kecamatan Belimbing, Minggu (2/3), sekitar pukul 08.50 WIB.

Saat itu, petugas sedang menggelar razia dalam Operasi Sikat Musi. “Ia terjaring razia oleh anggota kita, yang sedang menggelar razia, “ kata Kepala Polres Muaraenim, AKBP Mohamad Aris melalui Kepala Satuan (Kasat) Reskrim, AKP Eryadi Yuswanto didampingi Kanit Pidum, Ipda Acep Yuli Sahara yang ditemui di ruangannya, Senin (3/2).

Nopri pun kini, menyusul Okta dan Pau, dua temannya yang sudah terlebih dahulu meringkuk dibalik jeruji besi. “Tersangka saat ini, masih menjalani pemeriksaan intensif,” terang Acep.

Sebagai informasi, Nopri bersama kedua temannya tersebut sekitar satu tahun lalu terlibat aksi perampokan terhadap korban. Korban yang saat itu mengendarai mobil boks, melintas di Jembatan Manau, Desa Parjito.

Saat itulah, korban dihadang oleh pelaku Nopri bersama kedua rekannya menggunakan senjata api rakitan dan kayu. Tersangka mengancam, akan menghabisi nyawa korban jika melawan.

Dengan terpaksa, korban menyerahkan handphone (HP) dan uang miliknya. Usai mendapatkan barang milik korban, ketiganya kabur. Namun ketiga tersangka ini, akhirnya satu-persatu berhasil diamankan di tempat berbeda.

 

TEKS              : SISWANTO

EDITOR          : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *